Jakarta, VIVA – Langkah hukum ditempuh Rossa setelah namanya terseret dalam berbagai konten manipulatif di media sosial. Penyanyi tersebut resmi melaporkan 78 akun ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik, menyusul maraknya unggahan yang dinilai merugikan dirinya.
Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Sebelumnya, Rossa mengaku telah melayangkan somasi kepada sejumlah akun yang menyebarkan foto dan video hasil manipulasi. Namun, karena tidak ada perubahan signifikan, jalur hukum akhirnya dipilih sebagai langkah lanjutan. Scroll untuk informasi selengkapnya!
Menariknya, Rossa menggambarkan kasus yang dialaminya dengan analogi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya bagi pelaku usaha kecil.
"Kalau misalnya ada UMKM atau warung yang tiba-tiba saingannya lah atau orang yang nggak suka, iseng aja, misalnya nulis 'saya ke sana makan di situ nggak enak, pelayanannya inì'. Padahal itu tidak benar misalnya nih," ujar Rossa di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Minggu 19 April 2026.
Menurutnya, di era digital saat ini, informasi—baik benar maupun tidak—dapat dengan mudah menyebar dan dipercaya tanpa proses verifikasi. Hal inilah yang dinilai berbahaya, karena dapat berdampak langsung pada reputasi seseorang atau bahkan sebuah usaha.
"Itu kan akan menjatuhkan reputasi warung makan itu. Berapa banyak orang yang kerja di situ? Berapa banyak orang yang penghasilannya akhirnya jadi, nggak mungkin jadi tutup," tambahnya.
Lewat langkah hukum ini, Rossa ingin menunjukkan bahwa penyebaran informasi tidak benar bukanlah hal sepele. Dampaknya bisa luas, tidak hanya bagi figur publik, tetapi juga masyarakat umum yang menggantungkan hidup pada reputasi.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa keputusan tersebut juga dilandasi tanggung jawab sebagai sosok publik. Baginya, tindakan ini bukan semata untuk kepentingan pribadi, tetapi juga sebagai upaya memberikan efek jera sekaligus edukasi.
"Tapi saya dan teman-teman berpikir bahwa ya kita udah dewasa semua ya. Jadi kita mungkin harus bersikap seperti orang dewasa. Jadi apa yang memang bisa kita lakukan, kita lakukan bukan hanya untuk kepentingan kita pribadi saja, tapi juga mudah-mudahan ini bisa bermanfaat buat banyak orang juga," tegasnya.





