AS Sita Kapal Kargo Iran di Teluk Oman, Konflik Berpotensi Memanas Lagi

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi kembali memanas. Ini setelah Marinir AS mengambil alih sebuah kapal berbendera Iran di Teluk Oman pada Minggu (19/4) atau Senin (20/4) WIB dini hari.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa marinir AS telah mengambil alih sebuah kapal berbendera Iran yang bernama Touska, yang mencoba melewati blokade Amerika di pelabuhan Iran. Dia mengatakan, pasukan AS menghentikan kapal tersebut dengan membuat lubang di ruang mesinnya.

“Sebuah kapal kargo berbendera Iran bernama TOUSKA, dengan panjang hampir 900 kaki dan berat hampir sama dengan kapal induk, mencoba melewati Blokade Angkatan Laut kami, dan itu tidak berjalan baik bagi mereka,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social, Minggu (19/4) seperti dikutip dari The Guardian.

Trump mengatakan armada AL AS yakni USS Spruance mencegat kapal Touska dan meminta kapal tersebut untuk berhenti, namun diabaikan. AL AS lalu menghentikan kapal dengan paksa. “Saat ini, Marinir AS telah mengambil alih kapal tersebut,” kata Trump.

Komando militer gabungan tertinggi Iran, Khatam al-Anbiya, menuduh AS melanggar gencatan senjata dengan menembaki kapal dagang Iran di Teluk Oman. Mereka juga bersumpah akan membalas tindakan AS.

Juru bicara Khatam al-Anbiya yang mengatakan bahwa kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari China ke Iran. "Angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan segera menanggapi dan membalas pembajakan bersenjata ini," demikian keterangan Khatam al-Anbiya.

Sebelumnya, Iran sempat membuka blokade Selat Hormuz usai gencatan senjata sementara antara Lebanon dan Israel. Meski demikian, selat ini masih belum sepenuhnya terbuka.

Meski demikian, situasi tersebut tak berlangsung lama. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan bahwa setiap pergerakan menuju Selat Hormuz akan dianggap sebagai kerja sama dengan musuh.

"AS tidak mencabut blokade angkatan laut terhadap kapal dan pelabuhan Iran; oleh karena itu, mulai sore ini, Selat Hormuz ditutup hingga blokade ini dicabut," kata IRGC, menurut Kantor Berita WANA yang berbasis di Teheran pada Minggu (19/4).




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AC Nyala Tapi Tidak Dingin? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Gubernur Dedi Mulyadi Beri Saran Hukuman untuk Murid SMAN 1 Purwakarta, Siswa yang Acung Jari Tengah ke Guru Viral di Medsos
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
SAR Natuna Pastikan Repeater di Puncak Gunung Ranai Berfungsi Optimal
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jelang Lawan Persib di BRI Super League, Pelatih Dewa United Nilai Maung Bandung Tim yang Oportunis
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
5 Berita Terpopuler: 38.524 PNS & PPPK Diusulkan jadi ASN Pusat, tetapi P3K PW Terganjal UU HKPD, Simak Penjelasannya
• 6 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.