Ekonomi kemarin, harga LPG 12 kg hingga soal RI stop impor solar

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita soal perekonomian yang tayang kemarin, masih menarik untuk dibaca hari ini, Senin. Mulai dari kenaikan harga LPG 12 kilogram menjadi Rp228 ribu per tabung, hingga soal Indonesia berhenti mengimpor solar untuk kebutuhan domestik mulai 1 Juli 2026.

Berikut ikhtisar beritanya:

Pertamina naikkan harga LPG 12 kg jadi Rp228 ribu per tabung

PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi ukuran 12 kg dari Rp192 ribu per tabung menjadi Rp228 ribu per tabung atau naik 18,75 persen.

Kenaikan harga LPG tersebut yang pertama kalinya sejak 2023.

Dikutip dari laman resmi Pertamina Patra Niaga yang diakses di Jakarta, Minggu, harga Rp228 ribu untuk LPG 12 kg berlaku di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Baca selengkapnya



Harga BBM nonsubsidi naik, Celios ingatkan pengawasan BBM subsidi

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan penting bagi pemerintah untuk melakukan pengawasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi.

Bhima saat dihubungi di Jakarta, Minggu, menilai kenaikan harga BBM nonsubsidi memang hal yang wajar mengingat harga pasar dan Indonesian Crude Price (ICP) juga naik.

Baca selengkapnya



KAI aktifkan stasiun di Batang dan Pemalang untuk pemberhentian

PT KAI (Persero) mengaktifkan kembali operasional Stasiun Plabuan, Kabupaten Batang, dan Stasiun Comal, Kabupaten Pemalang, Jateng, untuk melayani pemberhentian penumpang baik berangkat maupun turun.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif di Semarang, Jateng, Minggu, mengatakan kebijakan aktivasi dua stasiun di Pantura Jawa Tengah itu merupakan langkah strategis KAI dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Baca selengkapnya


Dua kapal Pertamina masih belum bisa lintasi Selat Hormuz

PT Pertamina International Shipping (PIS) mengatakan dua kapal mereka, yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz.

“Kedua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz,” kata Pjs Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping Vega Pita.

Baca selengkapnya


Indonesia stop impor solar mulai 1 Juli, mulai terapkan B50

Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia akan menghentikan impor solar mulai 1 Juli 2026 seiring penerapan biodiesel 50 persen (B50) berbasis sawit.

"Solar kita tidak impor lagi. Tahun 2026 pada 1 Juli kita stop, B50 masuk," kata Amran di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Minggu.

Langkah tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kemandirian energi nasional dengan memanfaatkan komoditas kelapa sawit sebagai bahan bakar alternatif.

Baca selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Mentah Naik 7 Persen Usai Selat Hormuz Kembali Ditutup
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Aksi enam peselancar tunarungu taklukan ombak Pantai Kuta
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Simulasi Bencana BCM, BRI Branch Office Veteran Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional
• 16 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Mengapa Pasal yang Dibatalkan MK Dihidupkan Kembali di KUHP?
• 8 jam lalukompas.com
thumb
PPIH Arab Saudi Siap Sambut Kedatangan Kloter Pertama Jamaah Haji Indonesia
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.