Didaftarkan Sejak SD, Calon Haji Yogyakarta Akhirnya Berangkat Usai Menanti 11 Tahun

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Yogyakarta: Ashila Metta menjadi salah satu sosok calon haji termuda di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang akan berangkat pada musim haji 2026. Perempuan 23 tahun asal Kota Yogyakarta didaftarkan haji sewaktu masih sekolah dasar (SD).

"Didaftarkan (haji) orang tua waktu masih SD," kata Ashila di Yogyakarta pada Senin, 20 April 2026. 

Ia mengingat, saat didaftarkan masih berusia sekitar 12 tahun. Saat itu, Ashila masih kelas 6 SD. 

 Ashila Metta, salah satu sosok calon haji termuda di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang akan berangkat 2026. (Metrotvnews.com/Mustaqim)

Belasan tahun berjalan, Ashila mulai melakukan persiapan haji. Secara fisik maupun mental Ashila persiapkan bersama sang ibu. 

"(Mendaftar) haji dulu sama ibu, jadi berangkatnya bareng ibu. Kalau bapak menunggu jadwal dengan adik," kata dia. 

Baca Juga :

460 Petugas Haji Diberangkatkan ke Madinah dari Bandara Soetta
Selain Ashila, ada pula Septia Qoiriah, 23, warga Kabupaten Sleman. Septia menjadi salah satu calon haji muda usai didapuk menggantikan ayahanda. Ayah Septia meninggal lima tahun silam. 

"Kalau saya (berhaji karena) bapak sudah meninggal, terus menggantikan bapak," ujar dia. 

Septia cukup kaget memperoleh panggilan berhaji dalam usia masih muda. Dia bersyukur dan akan menjalani ibadah dengan maksimal.

"Alhamdulillah itu semua panggilan dari Allah. Jadi sebisa mungkin memaksimalkan," ucap Septia. Profil Calon Haji DIY Beragam  Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mosthofa mengatakan profil jemaah haji DIY tahun ini menunjukkan keberagaman menarik dari sisi usia maupun latar belakang. Dari total jemaah yang berangkat, kelompok usia 46 - 60 tahun mendominasi dengan jumlah 1.721 orang. Kelompok usia 61-75 tahun sebanyak 1.321 orang. 

"Usia 13 - 30 tahun sebanyak 124 orang, serta jemaah sangat lanjut usia di atas 91 tahun sebanyak 5 orang. Dari sisi gender, jemaah wanita mencapai 2.095 orang, sementara jemaah pria 1.757 orang," kata dia. 

Nama Fania Ulayah, 14, warga Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, tercatat sebagai jemaah termuda di DIY pada 2026. Ia berangkat menggantikan posisi almarhum orang tuanya. Sementara itu, jemaah tertua yakni Mardijiono Kartosentono, 102, seorang petani warga Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul.
  
"Kuota jemaah haji DIY bertambah dari semula 3.147 menjadi 3.748 jemaah. Total dengan petugas dan mutasi, maka jemaah yang berangkat dari DIY mencapai 3.830 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 187 jemaah yang masuk dalam kategori prioritas lansia." kata Jauhar. 

Baca Juga :

Pemkab Batang Lepas 951 Calon Haji 2026, Tertua 86 Tahun
Rencananya, sebanyak 11 kloter asal DIY telah dipetakan keberangkatannya melalui Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA). Untuk layanan di Arab Saudi, pemerintah memastikan jemaah akan tetap terlayani dengan baik meski berada di wilayah yang cukup padat.

"Jemaah Gelombang 1 akan menempati hotel di wilayah Misfalah, Makkah, yang berjarak sekitar 2 hingga 2,5 km dari Masjidil Haram. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena bus salawat akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk memfasilitasi pergerakan jemaah," ujar Jauhar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arab Saudi Perketat Akses Masuk Makkah Jelang Haji 2026
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Vietnam Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026, Pelatihnya Kaget Timnas Indonesia U-17 Main Bertahan
• 20 jam lalubola.com
thumb
Coachella 2026: Reuni Suicidal Tendencies hingga Bigbang Umumkan World Tour
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Dorong Konektivitas Digital, Bank Jatim Akan Luncurkan JConnect Versi Terbaru
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Sisilah RA Kartini yang Jarang Diketahui Publik, Ternyata Masih Keturunan Majapahit!
• 14 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.