KA Brumbung Cargo Beroperasi, Bakal Layani Logistik Demak-Tanjung Priok

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI resmi mengoperasikan KA Brumbung Cargo yang akan melayani muatan logistik dari wilayah Demak menuju pelabuhan di Jakarta. 

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan kehadiran KA Brumbung Cargo menjadi bagian dari penguatan jaringan logistik di Pulau Jawa yang menghubungkan Stasiun Brumbung di Demak langsung dengan Stasiun Pososo di Tanjung Priok.  

Kereta dengan rangkaian 20 gerbong datar atau setara 40 TEUs ini memiliki kapasitas angkut hingga sekitar 800 ton dalam satu perjalanan dan melayani pengiriman multikomoditas dengan frekuensi satu kali setiap dua hari. 

“Skema operasional ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menyesuaikan kebutuhan distribusinya secara lebih terukur,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026). 

Anne menjelaskan pemilihan Stasiun Brumbung sebagai titik keberangkatan dilakukan melalui kajian yang mempertimbangkan posisi strategis serta potensi permintaan di wilayah Jawa Tengah. 

Jalur ini juga menghubungkan kawasan produksi dengan pusat distribusi di Jakarta, sehingga memperkuat konektivitas logistik antardaerah.

Baca Juga

  • Menhub Pastikan Terminal 2F Bandara Soetta Siap Layani Penerbangan Haji 2026
  • Penumpang Kereta Naik, Akses Timpang Masih Jadi Sorotan
  • Proyek Water Taxi Bali Dipercepat, Waktu Tempuh Bandara-Canggu Cuma 30 Menit

Peran wilayah operasional juga terlihat dari kinerja angkutan barang di Daop 4 Semarang. Selama kuartal I/2026, angkutan peti kemas tercatat sebanyak 58.770 ton, meningkat 16% dibandingkan tahun 2025 sebesar 50.459 ton. 

Angkutan seperti BHP juga mencapai 693 ton atau meningkat 31%, serta angkutan lainnya sebesar 11.020 ton atau tumbuh 122%. Sementara itu, angkutan parcel tercatat 1.137 ton, menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan distribusi.

Kinerja operasional di wilayah ini juga terjaga dengan baik. Ketepatan waktu keberangkatan angkutan barang di Daop 4 Semarang mencapai 99,26%, sementara kedatangan 97,85%, mendukung distribusi yang berjalan sesuai rencana.

Sementara secara umum, KAI mencatat angkutan peti kemas mencapai 1.371.036 ton, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 1.196.600 ton pada kuartal I/2026. 

Anne menyebutkan bahwa pertumbuhan tersebut berjalan seiring dengan upaya KAI dalam memperluas layanan logistik. 

Angkutan barang berbasis rel juga berdampak pada efisiensi sistem transportasi secara keseluruhan. Perpindahan distribusi ke kereta api membantu mengurangi kepadatan di jalan raya serta menjaga kondisi infrastruktur tetap optimal.

“Perjalanan logistik yang beralih ke kereta api memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari efisiensi biaya hingga kelancaran distribusi di berbagai wilayah,” lanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Barang Ilegal Disikat, Lapas Gunung Sindur Tegakkan Aturan Zero Halinar
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Konsolidasi Perindo Sitaro, Normans Luntungan Bidik Enam Kursi DPRD dan Kemenangan di Pilkada
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Harga Minyak Mentah Naik 7 Persen Usai Selat Hormuz Kembali Ditutup
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus Andrie Yunus dan Tren Vonis Ringan Peradilan Militer
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Foto: Kim Jong-Un Terus Tingkatkan Kekuatan Militer Korea Utara
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.