Hadiri Halal Bihalal PB IKA PMII, 3 Menteri Kompak PMII Harus Naik Kelas dan Jawab Tantangan Zaman

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID — Momentum Halal Bihalal Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) yang dirangkai dengan Refleksi Hari Lahir (Harlah) PMII ke-66, Minggu (19/4/2026), menjadi ajang konsolidasi besar lintas generasi. 

Sejumlah tokoh nasional hadir dan menyampaikan pandangan strategis tentang masa depan organisasi serta kontribusinya bagi Indonesia.

BACA JUGA:Fast Track Disiapkan, Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tiba 22 April

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, dalam sambutannya menekankan bahwa PMII telah melahirkan banyak tokoh strategis di berbagai sektor, mulai dari politik, birokrasi hingga akademisi. 

Menurutnya, kekuatan tersebut harus dikelola secara serius untuk menjawab tantangan bangsa, terutama dalam isu pengentasan kemiskinan dan ketimpangan sosial.

Cak Imin, sapaan akrabnya, juga mengingatkan pentingnya menjaga orientasi pengabdian dalam setiap posisi yang diemban kader PMII. Jabatan, kata dia, bukan tujuan akhir, melainkan instrumen untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

BACA JUGA:Mantan Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Gelapkan Dana Jemaat Gereja Ditangkap usai Pelesir ke Luar Negeri

“PMII harus terus naik kelas, tidak hanya kuat secara jaringan, tetapi juga mampu memberikan solusi konkret bagi persoalan rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sambutan keduanya menyoroti peran strategis Islam Indonesia di kancah global. Ia menilai karakter moderat yang dimiliki umat Islam Indonesia menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Menurut Nasaruddin, alumni PMII memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga nilai-nilai keislaman yang inklusif sekaligus memperkuat kontribusi di bidang pendidikan, pemikiran, dan sosial keagamaan.

BACA JUGA:DPO Kasus Penggelapan Ditangkap di Jambi, Buron Sejak 2019 Akhirnya Diamankan Kejagung

“Indonesia memiliki posisi penting dalam peradaban global. Nilai-nilai Islam yang moderat harus terus dijaga dan disebarkan, dan alumni PMII punya peran besar di dalamnya,” ujarnya.

Adapun refleksi kedua disampaikan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid. Ia menekankan pentingnya konsolidasi kekuatan organisasi dalam menjawab tantangan masa depan, terutama terkait isu strategis seperti akses terhadap sumber daya dan keadilan agraria.

Nusron juga menggarisbawahi bahwa organisasi seperti PMII harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri. Ia mendorong alumni untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor agar mampu menghadirkan dampak yang lebih luas.

“Ke depan, yang dibutuhkan bukan hanya kekuatan individu, tetapi kekuatan kolektif yang terorganisir dengan baik. PMII harus menjadi bagian dari solusi bangsa,” katanya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zee Asadel Berharap Jodoh Terbaik Usai Bintangi Film Kupilih Jalur Langit
• 20 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Literasi Keuangan Haji di Tengah Minat Tinggi Masyarakat
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Selain Pelecehan Seksual, Kakak Jisoo BLACKPINK Dituding Lakukan KDRT ke Istri
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Surplus Ayam & Telur, RI Cuan dari Ekspor Unggas Rp18,2 Miliar
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
16 Wilayah Bakal Terdampak Tsunami Pasca Gempa Jepang M7.4
• 1 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.