Viral Kepala Bayi 12 Bulan di Bandung Terjepit Kaleng Biskuit, Minta Batuan Damkar

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bandung, tvOnenews.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang bayi berusia 12 bulan dengan kepala terjepit kaleng biskuit viral di media sosial. 

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pleserian, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (16/4/2026).

Dalam video yang beredar, bayi tersebut tampak menangis karena merasa tidak nyaman, sementara kaleng biskuit menutup bagian kepalanya. 

Orang tua korban yang panik kemudian segera menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bandung untuk meminta bantuan.

Petugas rescue Damkar yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim segera melakukan proses evakuasi dengan penuh kehati-hatian guna menghindari risiko cedera pada bayi.

Proses penyelamatan dilakukan menggunakan sejumlah alat, di antaranya gerinda dan gunting khusus untuk memotong kaleng. 

Selama proses berlangsung, bayi terus menangis, namun petugas berupaya menenangkan sambil melakukan evakuasi secara bertahap.

Setelah hampir satu jam, tepatnya sekitar satu jam lima menit sejak laporan diterima pada Kamis malam, petugas akhirnya berhasil melepaskan kaleng biskuit dari kepala bayi dalam kondisi selamat.

Kepala Bidang Penyelamatan Damkar Kota Bandung, Iman, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban sedang bermain bersama kakaknya tanpa pengawasan orang tua. 

Kaleng biskuit tersebut kemudian dimasukkan ke kepala bayi hingga akhirnya terjebak.

“Proses evakuasi memerlukan waktu karena kami harus sangat berhati-hati agar tidak melukai korban,” kata Iman, Senin (20/4/2026).

Pihak Damkar Kota Bandung pun mengimbau para orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain. 

Hal ini penting mengingat potensi bahaya dapat terjadi kapan saja, terutama pada anak usia dini.

Selain penanganan kebakaran, Damkar Kota Bandung juga kerap menangani berbagai kasus penyelamatan lainnya, seperti evakuasi warga yang terjebak di ruang sempit atau sumur, hingga penanganan hewan liar seperti ular dan sarang tawon. (cep/muu)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prediksi Semen Padang Vs Persijap di BRI Super League: 2 Tim dengan Produktivitas Gol Terendah Saling Sikut Jauhi Zona Merah
• 11 jam lalubola.com
thumb
Paling Banyak Meraup Poin di Partai Tandang BRI Super League 2025/2026, Bukti Persija Jakarta Punya Mental Kuat
• 13 jam lalubola.com
thumb
Menteri Pigai soal Kritik Feri Amsari: Jangankan Dipolisikan, Ditanggapi Juga Nggak Perlu!
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Mau Beli Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian? Simak Harganya di Sini
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hashim Hadiri ABPEDNAS Jaga Desa Award 2026: Saya Sambut Positif
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.