Tidak Lagi di Arab Saudi, Kartu Nusuk Dibagikan Sejak di Embarkasi

kompas.id
1 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR, KOMPAS-Pemerintah memastikan kartu nusuk bagi jemaah calon haji tahun ini dibagikan sejak di embarkasi, termasuk di Embarkasi Makassar. Kebijakan ini membuat jemaah sudah memegang identitas resmi sebelum tiba di Arab Saudi.

Kepala Kantor Wlayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan, langkah tersebut berbeda dibanding tahun lalu. Sebelumnya, kartu nusuk baru dibagikan setibanya di Arab Saudi.

“Dengan pembagian di asrama haji, jemaah sudah siap sejak awal. Kartu ini sangat penting, terutama saat pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujarnya, Senin (20/4/2026).

Baca JugaNusuk, Liberalisasi Industri Wisata Negeri Penjaga Tanah Suci

Kartu nusuk merupakan identitas digital resmi berbentuk kartu pintar yang wajib dimiliki jemaah haji. Diterbitkan Pemerintah Arab Saudi sejak 2024, kartu ini berfungsi memverifikasi visa serta akses ke Mekkah dan kawasan Armuzna.

Di dalamnya tercantum data personal jemaah, seperti nama, nomor paspor, dan lokasi penginapan, serta dilengkapi kode QR atau chip yang dipindai petugas. Sistem ini juga digunakan untuk mencegah keberadaan jemaah ilegal.

Sementara itu, Embarkasi Makassar akan memberangkatkan 16.750 jemaah dalam 43 kelompok terbang (kloter) di tahun ini. Jemaah kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada Selasa (21/4/2026 pagi).

Sebanyak 393 jemaah ini adalah  gabungan dari jemaah asal Kabupaten Soppeng dan Kota Makassar. Mereka akan berangkat menuju Madinah dengan penerbangan GA 1101 pada Rabu (22/4/2026) pukul 03.20 Wita.

Menurut Ikbal, seluruh persiapan pemberangkatan, termasuk layanan dan petugas, telah rampung. Selain Sulsel, Embarkasi Makassar juga melayani jemaah dari Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. 

Untuk layanan jemaah calon haji, petugas sudah dibagi dalam sejumlah bagian dengan wilayah tugas masing-masing. Beberapa bagiannya seperti layanan lansia dan disabilitas, penerimaan dan pemberangkatan, layanan bandara, dan dokumen perjalanan.

Baca JugaJadwal Haji 2026 Dimatangkan, Gelombang Pertama Mulai Berangkat pada 22 April 2026
Baca JugaPetugas Haji Diberangkatkan, Diminta Fokus Melayani Jemaah

Selain itu ada bidang akomodasi, pembinaan jemaah dan petugas, keamanan, perbekalan, kesehatan, imigrasi, dan kepabeanan. “Semua bidang dan petugas sudah siap menyambut dan melayani jemaah,” tambah Ikbal.

Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf, mengatakan persiapan terus dilakukan agar pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan dengan baik dan tepat waktu.

"Dengan kerja sama yang kuat dan komitmen yang konsisten, kami optimistis serta tantangan dapat dihadapi dengan baik dan penyelenggaraan haji tahun ini dapat terselenggara dengan aman, nyaman, dan memberikan pengalaman ibadah yang bermakna bagi seluruh jemaah," katanya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harapan Rekonsiliasi dan Ancaman Fragmentasi Politik pada Pemilu Libya 2026
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Cilacap, Satu Pelaku Ditangkap
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Siapa Fadly Alberto yang Dicoret dari Timnas Indonesia U-20? Viral karena Tendangan Kungfu, Bersinar di Piala Dunia U-17
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Diduga Aniaya Pacar, Putra Bupati Jeneponto Dilaporkan ke Polisi
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.