Siapa Fadly Alberto yang Dicoret dari Timnas Indonesia U-20? Viral karena Tendangan Kungfu, Bersinar di Piala Dunia U-17

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola nasional. Fadly Alberto Hengga pernah bersinar di Piala Dunia U-17. Kini harus menerima kenyataan pahit setelah dicoret dari Timnas Indonesia U-20. Dia diduga menjadi pelaku utama aksi tendangan kungfu yang viral di kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20.

Siapa Fadly Alberto? Pemain bernama lengkap Fadly Alberto Hengga ini bukanlah sosok sembarangan. Dia tercatat sebagai pemain Bhayangkara FC U-20. Pemuda kelahiran Timika, Papua, tersebut adalah langganan skuad timnas kelompok umur. Puncak prestasinya terjadi saat ia membela Timnas Indonesia U-17 di bawah asuhan Nova Arianto.

Fadly adalah bagian dari sejarah saat ia membantu Garuda Asia lolos ke Piala Dunia U-17 2025 melalui jalur kualifikasi untuk pertama kalinya. Di putaran final Piala Dunia U-17 2025, kualitasnya semakin teruji.

Ia menjadi sosok tak tergantikan di lini serang dan mencetak satu gol bersejarah ke gawang Honduras dalam kemenangan 2-1 di laga pamungkas grup. Kemenangan tersebut merupakan raihan tiga poin pertama Indonesia sepanjang sejarah partisipasi di Piala Dunia U-17.

Kronologi Insiden Brutal

Sayangnya, reputasi gemilang itu runtuh hanya dalam hitungan detik. Insiden bermula saat Bhayangkara FC U-20 berhadapan dengan Dewa United U-20 pada pekan ke-32 EPA di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026).

Saat situasi di pinggir lapangan memanas, Fadly yang saat itu bermain untuk Bhayangkara FC diduga kehilangan kendali emosi. Ia terlihat berlari kencang dari tengah lapangan dan melepaskan tendangan kungfu telak ke arah bagian kepala belakang pemain Dewa United.

Akibat tindakan brutal tersebut, korban dari pihak Dewa United dilaporkan mengalami cedera serius berupa dislokasi bahu. Usai melancarkan aksinya, Fadly tertangkap kamera langsung melarikan diri menjauhi kerumunan pemain yang bertikai.

Reaksi Keras Nova Arianto

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, mengecam keras perilaku anak asuhnya tersebut. Lewat unggahan di Instagram pribadi, Nova menegaskan bahwa tidak ada alasan yang membenarkan kekerasan di lapangan hijau.

“Melihat yang terjadi di Pertandingan EPA U-20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan dan pastinya apa pun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk dicontoh pemain lainnya,” tulis Nova Arianto melalui akun @novarianto30.

Tindakan Tegas BTN

Tindakan tegas pun diambil secara instan oleh federasi. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengonfirmasi bahwa status Fadly Alberto di tim nasional resmi dicabut meski ia merupakan pemain pilar.

“Sudah dicoret di Timnas Alberto Hengga. Dia pemain kunci Timnas U-20,” tegas Sumardji mengutip laporan akun @futboll.indonesiaa.

Kisah Fadly Alberto menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pemain muda Indonesia bahwa talenta sehebat apa pun tidak akan ada artinya tanpa kedisiplinan dan respek. Mutiara dari Timika itu kini harus menepi dari skuad Garuda akibat kesalahan fatal yang ia buat sendiri. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Jakarta Kubur Ikan Sapu-sapu Masih dalam Keadaan Hidup, Ini Kata MUI
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Emas Antam di Pegadaian Dijual Rp3 Juta per Gram, UBS dan Galeri 24 Dipatok Segini
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Mentan Amran Dorong Lulusan ITS Jadi Inovator Pertanian
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Febrio Kacaribu Resmi Diangkat Jadi Komisaris BNI
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Tak Ada Fasilitas Mesin Cuci di Hotel Madinah, Jamaah Dilarang Keras Jemur Pakaian di Jendela
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.