Pesan Wamendagri Akhmad Wiyagus: Tidak Boleh Ada Penyandang Disabilitas Tak Terdata dan Tak Dapat Haknya

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menegaskan komitmen memastikan seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas, diperhatikan oleh Negara. Setiap warga negara harus mendapay pengakuan, perlindungan, dan pelayanan yang adil melalui sistem administrasi kependudukan yang semakin terintegrasi dan inklusif.

Komitmen itu disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dalam sosialisasi advokasi hak pendataan penyandang disabilitas di Telkom University, Bandung, Senin (20/4/2026).

Advertisement

BACA JUGA: Wamendagri dan Wamenkes Bawa Pesan Presiden: Kolaborasi Berantas TBC Hingga Tuntas

Dia menuturkan, pendataan bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warganya. Dengan data yang kuat dan akurat, kebijakan yang dihasilkan diharapkan dapat lebih tepat sasaran. Karena itu, Akhmad Wiyagus menegaskan, semua penyandang disabilitas harus terdata oleh Negara.

“Tidak boleh ada satu pun penyandang disabilitas yang tidak terdata, dan tidak boleh ada satu pun yang tidak mendapatkan haknya,” tegasnya.

Pendataan penyandang disabilitas dilakukan melalui empat tahap utama, yakni kunjungan langsung petugas ke lokasi, perekaman data, pengisian formulir, serta pemutakhiran data bagi yang belum terdaftar. Pemerintah juga menggandeng berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat dan perguruan tinggi, untuk meningkatkan partisipasi publik dalam proses ini. Salah satunya Telkom University.

Wiyagus menyampaikan apresiasi kepada Komisi Nasional Disabilitas bersama Telkom University atas inisiatif penyusunan video pemutakhiran pendataan penyandang disabilitas. Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman publik serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pendataan.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus dalam sosialisasi advokasi hak pendataan penyandang disabilitas di Telkom University. (istimewa)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hashim Soroti Kasus Intoleransi, Minta Polri dan Kejagung Jaga Ketertiban
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Zelenskyy Marah ke AS, Kesal karena Izin Rusia Menjual Minyak Diperpanjang
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Alumni PMII Disebut Punya Peran Strategis dalam Menjawab Tantangan Bangsa
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Akui Dapat Saran dari Marc Marquez, Jorge Martin Incar Konsistensi di MotoGP 2026
• 17 menit lalutvonenews.com
thumb
Di Tengah Negosiasi, Iran Siaga Tempur
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.