Surabaya Perangi TBC Demi Wujudkan Generasi Bebas Infeksi 2030

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Masrul Fajrin

TVRINews, Surabaya

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menerima dukungan 1.000 paket kebersihan guna memperkuat strategi eliminasi Tuberkulosis (TBC) di tingkat masyarakat. Penyaluran bantuan ini dilakukan bertepatan dengan momentum peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia serta sebagai upaya konkret mendukung target Indonesia Bebas TBC pada tahun 2030.

Bantuan paket yang berisi perlengkapan sanitasi dan kebersihan diri tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Surabaya, dr. Atiek Tri Arini. Serah terima berlangsung di Kantor Dinkes Surabaya pada 17 April 2026 dan akan segera didistribusikan kepada pasien TBC aktif serta keluarga yang terdampak di seluruh wilayah Surabaya.

Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia yang jatuh setiap bulan Maret menjadi pengingat bahwa penyakit yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis ini masih menjadi beban kesehatan serius di Indonesia, khususnya di kota besar seperti Surabaya. Selain menggerogoti kesehatan fisik, TBC juga berdampak signifikan pada kondisi sosial dan ekonomi penderitanya akibat masa pengobatan yang panjang.

"Pendekatan eliminasi TBC tidak bisa hanya dari sisi medis. Kebersihan lingkungan dan sanitasi pribadi menjadi benteng utama untuk memutus rantai penularan serta mendukung kesembuhan total pasien," ujar dr. Atiek Tri Arini, dikutip Senin, 20 April 2026.

Melalui momentum peringatan Hari TBC ini, Dinkes Surabaya terus menggencarkan program investigasi kontak erat dan pendampingan minum obat hingga tuntas. 

Dukungan sarana kebersihan yang diterima dari sektor swasta, dalam hal ini berasal dari kolaborasi bersama Yayasan Wings Peduli, dinilai krusial untuk menjaga kualitas hidup pasien selama menjalani terapi.

"Kami akan memastikan paket ini sampai kepada sasaran yang tepat. Selain mengurangi risiko infeksi sekunder di lingkungan rumah pasien, ini juga menjadi bentuk dukungan moril agar mereka semangat menyelesaikan pengobatan enam bulan tanpa putus," tambah dr. Atiek menjelaskan rencana aksi distribusi lapangan.

Dengan tersalurkannya bantuan ini, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinkes berharap kesadaran kolektif masyarakat untuk memerangi TBC semakin meningkat. 

Sinergi lintas sektor, baik pemerintah, swasta, maupun komunitas, menjadi kunci mutlak untuk memutus mata rantai penyebaran dan mewujudkan target eliminasi TBC nasional pada 2030.

"Kami berkomitmen penuh untuk memastikan Surabaya bisa lebih sehat dan warganya produktif tanpa dibayangi ancaman Tuberkulosis," pungkasnya.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Plafon Dijebol, Toko Vape dan HP di Ciracas Jakarta Timur Dibobol Malam-Malam
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Ini Daftar Menu MBG yang Sering Bikin Anak-Anak Sakit Perut, Muntah Hingga Diare
• 59 menit laluliputan6.com
thumb
Sahroni Kecam Tendangan ‘Kungfu’ di EPA Liga 1 U20
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Melemah ke 7.594, Saham MLTP hingga TCPI Paling Merosot
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono Diingatkan Implementasi Perda Kawasan Tanpa Rokok Harus Adil
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.