Fujianti Utami alias Fuji mengambil langkah tegas terhadap mantan admin media sosialnya yang melakukan penggelapan. Terlebih saat ini terlapor sudah mengakui perbuatannya.
Fuji mengaku bersyukur lantaran laporannya terus berproses. Dia berharap agar terlapor bisa segera ditetapkan sebagai tersangka dan mendapat hukuman seadil-adilnya.
"Alhamdulillah lega karena sebentar lagi akan ditetapkan sebagai tersangka ya, InsyaAllah. Aku pengin dia dihukum seadil-adilnya sih karena apa yang sudah dia perlakuan sama aku tuh menurut aku sudah kelewatan banget, bukan sekadar uang doang soalnya," ujar Fuji di Polres Jakarta Selatan, Senin (20/4).
Adik ipar mendiang Vanessa Angel itu, mengaku bersyukur jika uang yang digelapkan bisa kembali. Namun dia tak yakin mantan admin media sosialnya bisa melunasi kerugiannya.
Oleh karena itu, Fuji tak berharap uangnya bisa kembali. Dia mengaku ingin agar laporannya bisa terus berproses. Fuji bahkan mengaku siap mengikuti proses persidangan.
"Ya semoga kalau misalnya duitnya masih ada ya, tapi setahu aku sih uangnya untuk membiayai orang lain mulu. Lanjut proses aja sih Kak (maunya), dalam artian saya emang mau dia dihukum," tutur Fuji.
"Iya siap (sidang). Oh lanjut terus saya mah nggak mau stop, enak aja. Saya bisa cari duit sendiri, makan tuh duit, biar aja di dalem penjara. Capek saya kerja," tambahnya.
Lebih lanjut, Fuji mengaku heran mengapa admin media sosialnya itu kepikiran untuk menggelapkan uang. Sebab, dia mengeklaim sudah memberikan gaji untuk admin media sosialnya dengan baik.
"Sebenarnya gaji dia juga udah oke, tapi dia memilih untuk menggelapkan dana. Kenapa? Kurangnya dari mana? Ternyata ya emang kayaknya nggak ada puasnya aja gitu loh," tandasnya.
Sebelumnya, pada 2025, Fuji melaporkan admin media sosialnya yang diduga melakukan penggelapan dana mengenai hasil endorsement ke Polres Jakarta Selatan.
Admin media sosialnya itu diduga tidak melaporkan sejumlah dana endorsement yang seharusnya menjadi hak Fuji.
Menurut Sandy, staf admin tersebut diduga menerima uang dari kerja sama brand, tetapi tidak melaporkan pemasukan itu kepada Fuji. Kecurigaan pun muncul dan membuat kasus ini akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib.
Hingga kini, laporan tersebut masih dalam proses penyidikan oleh pihak kepolisian.





