JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengungkap rencana penambahan gerbong pada rangkaian kereta rel listrik (KRL) jurusan Tanah Abang - Rangkasbitung atau rute green line.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan, penambahan gerbong KRL rute green line diusahakan bisa terealisasi pada 2027.
"Saat ini pengembangan infrastruktur green line posisinya dalam kajian. Dan ini sudah memasuki tahap final," ujar Karina saat memberikan keterangan di Commuter Hall, Juanda, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Baca juga: KAI Bakal Pakai AI untuk Sistem Perjalanan KRL, Uji Coba di Green Line
"Tentunya pasti akan diupayakan untuk direalisasikan ya (penambahan gerbong pada 2027). Karena ada beberapa proram peningkatan infrastruktur (KRL) di Jabodetabek," imbuh dia.
Sebagai informasi, saat ini KRL Tanah Abang-Rangkasbitung beroperasi dengan 10 gerbong kereta.
Jika rangkaian ditambah, maka akan ada 12 gerbong untuk satu rangkaian KRL rute green line, sama seperti rute Jakarta Kota-Bogor.
Kajian yang sudah final berarti sudah ada rumusan program infrastuktur mana yang akan direalisasikan terlebih dulu.
Untuk wilayah Jabodetabek, rute green line dan rute Jakarta Kota-Bogor saat ini mendapat perhatian khusus.
Saat ditanya pengembangan infrastruktur rute green line atau rute Jakarta Kota-Bogor yang akan didahulukan, Karina menyebut masih didiskusikan bersama antara pemerintah, PT KAI dan KCI.
KCI sudah memberikan data kebutuhan masing-masing rute kepada pemerintah maupun PT KAI.
Baca juga: Catat! 31 Jadwal KRL Bogor Berubah Mulai 15 April, Ini Daftar Lengkapnya
Uji coba 12 gerbong rute green lineSebelumnya, KCI sudah melakukan uji coba rangkaian KRL 12 gerbong untuk rute green line pada 28 Februari 2025.
Uji coba dilakukan untuk memastikan prasarana pendukung dapat mengakomodasi pengoperasian KRL dengan stanformasi 12 gerbong untuk rute green line.
Saat ditanya kapan KRL 12 gerbong untuk rute Tanah Abang - Rangkasbitung akan dioperasikan untuk penumpang, Karina belum bisa memastikan.
Sebab setelah uji coba, menurutnya masih ada evaluasi bertahap yang akan dilakukan.
"Jika berdasarkan evaluasi masih belum memungkinkan maka tentunya KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan juga akan terus melakukan penguatan infrastruktur," jelas Karina.
"Termasuk pengembangan elektrifikasi jalur untuk memperkuat kapasitas dan keandalan layanan," lanjut dia.
Baca juga: Kisah Penyintas Penyakit yang Kesulitan Dapat Kursi Prioritas karena Terlihat Bugar di KRL
Uji coba KRL 12 gerbong untuk mengakomodasi tingginya pertumbuhan penumpang di rute green line.
KRL dengan 12 gerbong diproyeksikan mampu mengangkut 20 persen penumpang lebih banyak jika dibandingkan dengan rangkaian 10 gerbong.
"Untuk perbandingan Commuterline stanformasi 12 memiliki kapasitas angkut 20 persen diatas Commuterline stanformasi 10," tutur Karina.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




