Guntur Romli: Jokowi Memang Berkhianat, Melukai Orang-orang yang Berjasa Besar padanya

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan M. Guntur Romli menanggapai pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang mengaku punya jasa besar bagi karier politik Joko Widodo (Jokowi).

Guntur menilai, pengakuan JK tersebut mempertegas kesan bahwa Jokowi kerap melupakan orang-orang yang telah membantunya hingga menjadi Presiden ke-7 RI.

BACA JUGA: JK Mengaku Bikin Jokowi Jadi Presiden, ProJo Singgung Dukungan Sukarelawan & PDIP

"Kesan dari pernyataan Pak JK, Jokowi itu memang berkhianat dan melukai orang-orang yang berjasa besar padanya," kata Guntur, Senin (20/4).

Guntur lantas membeberkan deretan tokoh yang dianggapnya telah memberikan kontribusi besar bagi karier Jokowi. Namun, akhirnya ditinggalkan.

BACA JUGA: Hasto PDIP Bilang Kritik Publik Era Presiden Jokowi Banyak yang Benar

Di antaranya ialah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Selain itu, ia menyebut nama-nama kader banteng seperti Ganjar Pranowo, Pramono Anung, Andika Perkasa, Tri Rismaharini, FX Hadi Rudyatmo, hingga Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

BACA JUGA: Efriza Ungkap 4 Alasan Prabowo Perlu Reshuffle Kabinet, Singgung Pengaruh Jokowi

"Tidak hanya ke orang-orang PDIP, juga pada Pak Anies Baswedan dan Pak Tom Lembong yang semuanya pernah membantu Jokowi," cetus Guntur.

Menurutnya, pengabdian para tokoh tersebut justru dibalas dengan sikap yang menyakitkan.

"Apa balasannya? Pengkhianatan dan menyakitkan," imbuhnya.

Sebelumnya, Jusuf Kalla (JK) blak-blakan mengenai perannya membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta hingga berhasil menduduki kursi RI-1.

JK mengaku ingin para pendukung loyal Jokowi (Termul) mengetahui sejarah tersebut.

"Siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya yang bawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi gubernur. Saya yang bawa," tegas JK dalam jumpa pers di kediamannya, Sabtu (18/4).

JK menceritakan bagaimana dirinya meyakinkan Megawati Soekarnoputri agar mau mengusung Jokowi di Pilgub DKI 2012. Padahal, saat itu Megawati sempat ragu.

"Saya bertemu Ibu Mega. Ibu, ini calon baik orang PDIP. Akhirnya beliau setuju. Setelah Pilgub jadilah gubernur," kata JK sembari menunjukkan foto Jokowi saat sedang sungkem kepadanya sebagai tanda terima kasih.

Tidak berhenti di situ, JK menyebut dirinya diminta menjadi cawapres di Pilpres 2014 mendampingi Jokowi karena saat itu ayah Gibran Rakabuming itu dianggap belum memiliki pengalaman cukup di level nasional.

"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan, tanpa gubernur, mana bisa jadi presiden," pungkas JK. (mcr8/jpnn)


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tim Penyelamat Berjibaku Cari Korban Selamat di Tyre Lebanon | KOMPAS PETANG
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Marak Kasus Ketamin, BPOM Akui Ada Celah Pengawasan: BNN Tak Bisa Tindak
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Respons Pernyataan JK Soal Jasa Jadikan Presiden, Jokowi: Saya Hanya Orang Kampung
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Gelar Ratas Bahas Percepatan Giant Sea Wall
• 53 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Borneo FC dan Persija Mulai Mengancam, Pelatih Persib Justru Beri Reaksi Tak Terduga!
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.