HARIAN FAJAR, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengaku kaget melihat antusiasme industri pers di wilayahnya. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 60 media massa secara resmi mengajukan proposal kontrak kerja sama pemberitaan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare.
Jumlah ini dinilai Tasming cukup fantastis untuk skala kota seperti Parepare. Di satu sisi, ia mengapresiasi peran pers sebagai pilar demokrasi. Namun di sisi lain, beban fiskal dan prinsip efisiensi anggaran daerah membuat Pemkot tidak mungkin “merangkul” semua pihak.
“Bagi kami, jumlah ini terlalu banyak. Itu pun baru medianya, belum lagi hitungan jumlah wartawannya,” ungkap Tasming Hamid saat berdiskusi dengan Plt Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, di ruang Wali Kota, Senin (20/4/2026).
Merespons curhatan Wali Kota, Zulkifli Gani Ottoh atau yang akrab disapa Zugito, memberikan saran yang menohok. Tokoh pers senior ini meminta Pemkot Parepare tidak ragu untuk melakukan seleksi ketat dengan mengedepankan prinsip keadilan dan profesionalisme.
Menurutnya, syarat utama kerja sama bukan sekadar memiliki akta perusahaan. Melainkan harus tersertifikasi oleh negara melalui Dewan Pers.
“Ada syarat-syarat ketat yang harus dipenuhi. Harus punya kantor yang jelas, ada struktur redaksi, menjamin BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi kru, hingga tertib membayar pajak,” urai Zulkifli yang juga merupakan salah satu pendiri Harian Fajar tersebut.
Zulkifli mengingatkan bahwa menjamurnya media baru seringkali tidak dibarengi dengan kualitas administrasi dan kompetensi sumber daya manusia. Ia menekankan bahwa seorang wartawan yang layak dilayani adalah mereka yang telah menempuh Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Seorang wartawan itu minimal punya tiga kartu: kartu dari perusahaan tempatnya bekerja, kartu organisasi profesi seperti PWI, dan kartu dari Dewan Pers. Kalau bekalnya hanya kartu pers perusahaan saja, tidak usah dilayani,” tegasnya.
Dukungan untuk Konferensi PWI Sulsel
Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh Sekretaris Kota, Amarun Agung Hamka, dan Plt Kepala Dinas Kominfo, Noldi, Pemkot Parepare dan PWI Sulsel bersepakat untuk memperkuat ekosistem pers yang sehat di Parepare. Salah satu langkah konkretnya adalah meningkatkan partisipasi wartawan dalam uji kompetensi.
Sebagai bentuk sinergi, Wali Kota Tasming Hamid menyatakan kesiapan Pemkot Parepare untuk mendukung kesuksesan Konferensi Provinsi PWI Sulsel yang dijadwalkan bakal digelar pada Juni mendatang.
Langkah tegas ini diharapkan menjadi filter bagi media-media “abal-abal” dan memastikan anggaran publik hanya digunakan untuk mendukung media yang benar-benar kredibel dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Kota Parepare. (aha)





