BEKASI, KOMPAS.com – Kebakaran melanda pabrik pelumas padat atau minyak gemuk milik PT Harfacindo Raya di Gang Manggis 4, RT 02/RW 04, Bojong Menteng, Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (20/4/2026) pukul 11.25 WIB.
Komandan Kompi C Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Yudiman, mengatakan api penyebab kebakaran diduga berasal dari mesin produksi.
“Karyawan melihat api sudah menyala pada mesin produksi (heater) pembuatan gemuk dari oli. Api sudah coba dipadamkan, akan tetapi semakin membesar,” ujar Yudiman dalam keterangan resminya, Senin.
Baca juga: Tol Dalam Kota hingga JORR Jakarta Padat pada Senin Sore
Dalam proses pemadaman, Yudiman menyebut pihaknya menerjunkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit rescue ke lokasi.
Meski sempat menimbulkan kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari area pabrik, Yudiman memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah kejadian kebakaran.
“Kebakaran baru selesai ditangani sekitar pukul 14.20 WIB. Kerugian materiil hingga kini masih dalam proses pendataan,” katanya.
Yudiman mengungkapkan, petugas juga berupaya mengisolasi lokasi kejadian agar api tidak merembet ke bangunan lain, mengingat lokasi berada di kawasan permukiman padat.
"Luas area yang terbakar mencapai sekitar 50 meter persegi. Situasi di lokasi saat ini sudah hijau," tutur Yudiman.
Baca juga: Penambahan Gerbong KRL di Rute Green Line Ditargetkan pada 2027
Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda pabrik pelumas padat atau minyak gemuk di Gang Manggis 4, RT 02/RW 04, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (20/4/2026) siang.
Dalam video unggahan akun instagram @infobekasi, peristiwa tersebut menimbulkan kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari lokasi kebakaran.
Komandan Regu Pleton B Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Bekasi, Yudiman, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan sejumlah armada setelah menerima laporan dari warga.
“Kami menerjunkan empat unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit rescue ke lokasi kejadian,” ujar Yudiman saat dikonfirmasi melalui pesan, Senin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang