REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suasana haru menyelimuti pintu kedatangan Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat, pada Senin (13/4/2026). Isak tangis bahagia dan pelukan hangat keluarga menyambut kepulangan rombongan jamaah yang baru saja menuntaskan perjalanan umroh dari Tanah Suci.
Kelompok terbang asal Padang ini merupakan rombongan terakhir yang menandai berakhirnya musim umroh 1447 Hijriah bagi Ventour Travel. Sehari sebelumnya, pemandangan serupa juga mewarnai Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saat rombongan keberangkatan Jakarta mendarat dengan selamat.
Baca Juga
Tak Mampu Lunasi Biaya Haji, Ratusan Orang Jamaah Asal Tangerang Batal Berangkat ke Tanah Suci
Menengok Dapur yang akan Memasak Bagi Ribuan Orang Jamaah Haji Indonesia di Madinah
Sholat Menjelang Berangkat Haji Terbilang Sunah, Ini Dalilnya Menurut Imam Nawawi
Momen kepulangan ini terasa begitu krusial dan penuh perhitungan. Bukan tanpa alasan, otoritas Arab Saudi memang memiliki ritme yang sangat ketat dalam mengatur napas ibadah di dua kota suci, Makkah dan Madinah. Musim umroh harus "beristirahat" sejenak untuk memberikan jalan bagi rukun Islam kelima, ibadah haji.
Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umroh telah menetapkan 18 April 2026, yang bertepatan dengan 1 Dzulqa'dah 1447 H, sebagai batas akhir mobilitas jamaah internasional. Aturan ini harus ditaati oleh seluruh penyelenggara perjalanan ibadah umroh di dunia. Setelah tanggal tersebut, seluruh perhatian dan infrastruktur di Arab Saudi akan sepenuhnya beralih untuk menyambut jutaan jamaah haji dari berbagai belahan dunia.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Bagi para penyelenggara perjalanan, memulangkan jamaah tepat waktu adalah ujian kredibilitas. Kementerian Agama RI jauh-jauh hari telah mengeluarkan imbauan khusus agar jamaah Indonesia terus berkoordinasi aktif dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing. Tujuannya untuk memastikan jadwal kepulangan terkonfirmasi sebelum tenggat waktu tersebut, sehingga tidak ada jamaah yang tertahan atau mengalami kendala administratif di pengujung musim.
Dari data nasional yang mencatat sekitar 648.485 jamaah umroh dari 2.592 PPIU yang terdaftar hingga sebelum musim haji, Ventour memberikan kontribusi signifikan. Sebanyak 342 grup berhasil diberangkatkan secara penuh atau mencapai angka 100 persen. Keberhasilan ini dinilai menjadi jawaban atas kepercayaan ribuan jamaah yang sempat diliputi kekhawatiran akibat ketidakpastian kondisi global.