Bisnis.com, JAKARTA — Emiten perkebunan kelapa sawit PT Mahkota Grup Tbk. (MGRO) menargetkan total produksi minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) sebesar 165.000 ton pada 2026.
Corporate Secretary Mahkota Group Elvi mengatakan perseroan beserta seluruh entitas anak usaha menargetkan total produksi CPO sebesar 165.000 ton. Peningkatan kapasitas produksi itu dilakukan melalui optimalisasi operasional di seluruh entitas anak usaha.
"Upaya ini dilakukan dengan meningkatkan efisiensi proses produksi, memaksimalkan utilisasi pabrik kelapa sawit (PKS), serta menjaga stabilitas pasokan bahan baku dari kebun inti maupun pihak ketiga," kata Elvi kepada Bisnis, dikutip Senin (20/4/2026).
Elvi melanjutkan dengan strategi tersebut, MGRO optimistis dapat meningkatkan output produksi secara berkelanjutan tanpa harus melakukan ekspansi fisik yang signifikan, sekaligus menjaga efisiensi biaya dan memperkuat kinerja operasional di tahun 2026.
Dengan target produksi tersebut, MGRO menargetkan pendapatan konsolidasi tahun ini mencapai Rp2,94 triliun. Sedangkan dari sisi bottom line, MGRO menargetkan laba bersih operasional sekitar Rp67,07 miliar.
Elvi menjelaskan saat ini kondisi pasar CPO memang masih berfluktuasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor global. Hal itu membuat gerak harga CPO belakangan ini mengalami kenaikan dan penurunan yang cukup signifikan.
Beberapa dinamika yang memengaruhi pasar CPO seperti pergerakan harga minyak mentah, harga minyak nabati substitusi serta perubahan permintaan dari negara-negara importir utama.
Di sisi lain, Elvi melihat permintaan produk CPO masih kuat. Dari dalam negeri, program biodiesel B50 turut menjaga prospek industri CPO tetap positif dalam jangka panjang.
"Perusahaan menilai fundamental permintaan CPO masih cukup kuat, terutama untuk kebutuhan pangan dan energi, termasuk program biodiesel B50," imbuh Elvi.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





