KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus memperkuat layanan ramah perempuan melalui berbagai fasilitas, mulai dari kursi khusus hingga penyediaan 120 ruang laktasi di stasiun.
Langkah itu menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan perjalanan yang lebih aman dan nyaman di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta api.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, KAI Group melayani 128.055.072 pelanggan, meningkat 9,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan, baik harian maupun jarak jauh.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pengembangan layanan dilakukan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.
“KAI terus menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,” ujar Anne dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin (20/4/2026).
Baca juga: Ketika Laut Tak Lagi Ramah, Perempuan Pesisir Bangkit: Kisah Haru dari Festival Bahari 2025
Fasilitas ramah perempuan dan keluargaKAI menghadirkan sejumlah fasilitas yang dirancang khusus untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang perempuan. Di antaranya adalah kereta khusus wanita pada Commuter Line dan LRT Jabodebek pada waktu tertentu, serta pemisahan toilet pria dan wanita di kereta jarak jauh.
Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan perempuan juga dapat memilih tempat duduk berdekatan dengan sesama perempuan melalui fitur female seat map.
Selain itu, bagi ibu hamil, tersedia kursi prioritas, loket khusus, serta pin ibu hamil untuk memudahkan identifikasi dan pelayanan.
Di stasiun, KAI juga menyediakan 120 ruang laktasi sebagai fasilitas pendukung bagi ibu menyusui selama perjalanan.
Untuk pelanggan yang membawa anak, tersedia kids play area di sejumlah stasiun, tempat duduk prioritas, serta jalur evakuasi yang ramah keluarga.
Sementara itu, bagi penyandang disabilitas, KAI menghadirkan berbagai fasilitas, seperti guiding block, ramp, lift di stasiun besar, serta kursi prioritas di Commuter Line.
Baca juga: Mulai 27 April 2026, 6 Kereta Resmi Berhenti di Stasiun Batang, Ini Daftarnya
Didukung pertumbuhan penumpangPeningkatan layanan ini sejalan dengan pertumbuhan jumlah pelanggan di berbagai moda yang dioperasikan KAI Group.
Layanan kereta api jarak jauh dan lokal melayani 14.515.350 pelanggan atau meningkat 18,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, Commuter Line melayani 101.382.889 pelanggan atau naik 8,11 persen.
Adapun LRT Jabodebek melayani 7.754.946 pelanggan, KAI Bandara 1.755.275 pelanggan, LRT Sumatera Selatan 1.084.242 pelanggan, Whoosh 1.408.815 pelanggan, serta KA Makassar–Parepare 75.421 pelanggan.





