Bocah 11 Tahun di Kaliwates Jember Tewas Tersengat Listrik Saat Kejar Layangan Putus

realita.co
5 jam lalu
Cover Berita

JEMBER (Realita) - Muhammad Dzaki, seorang bocah berusia 11 tahun di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, meninggal dunia setelah tersengat kabel listrik tegangan tinggi saat mengejar layangan putus di atas atap bangunan, Senin, 20 April 2026.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di atas atap toko bangunan Sumber Alam, kawasan Kaliwates. 

Baca juga: Asyik Sepedaan, Leher Bocah 8 Tahun Terjerat Benang Layang-Layang

Petugas Regu B Damkarmat Pemkab Jember, Yustaniar, menjelaskan bahwa saat berada di atas atap, korban diduga tidak menyadari adanya kabel listrik bertegangan tinggi yang melintang di lokasi tersebut.

“Korban mengenai kabel besar dan langsung tersengat arus listrik,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, korban langsung terjatuh dan tergeletak di atas atap bangunan. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut segera meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran yang kebetulan melintas usai menangani kebakaran di wilayah Petung, Bangsalsari.

Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi tengkurap dan tidak sadarkan diri.

“Ketika kami naik ke atas, posisi korban sudah tengkurap dan tidak sadarkan diri. Setelah dicek, korban sudah meninggal di lokasi,” katanya.

Baca juga: PLN UIT JBM Gencarkan Edukasi Bahaya Bermain Layangan di Dekat Jaringan Listrik

Proses evakuasi sempat berlangsung penuh kehati-hatian karena kondisi kabel listrik yang masih aktif dan bertegangan tinggi. Dengan mengerahkan lima personel, tim Damkarmat akhirnya berhasil menurunkan korban sekitar pukul 12.31 WIB.

Meski korban telah dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, petugas tetap mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Kaliwates menggunakan mobil pemadam kebakaran sebagai bagian dari prosedur penanganan darurat.

Dari hasil asesmen sementara, korban mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuh, terutama di area ketiak, perut, dan tangan.

Baca juga: Pengendara Motor Tewas, Lehernya Tersayat Benang Layangan

Tidak ada korban lain maupun kerugian materi dalam peristiwa ini. Namun, kejadian tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Yustaniar mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak bermain layangan di dekat jaringan listrik karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.

“Kami harap masyarakat lebih waspada. Bermain layangan di dekat kabel listrik sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal,” pungkasnya.rdy

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementerian Haji dan Umrah Catat 214 Calon Haji Tangerang Batal Berangkat pada 2026 karena Biaya Tidak Lunas
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Kali Ciliwung
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Fathan Subchi Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Melalui Halal Bihalal PDBN
• 18 jam laludisway.id
thumb
Gibran Tinjau Pelabuhan di Papua, Tindak Lanjuti Arahan Prabowo
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Harga Mobil Listrik Bisa Naik 5-15% Imbas Aturan Pajak Baru, Murah Hybrid?
• 12 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.