TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran melakukan langkah drastis dengan tak berencana menghadiri perundingan damai dengan Amerika Serikat.
Keputusan tersebut muncul setelah serangan AS ke kapal Iran yang berusaha masuk pelabuhan negara tersebut.
Media Iran, IRNA, seperti dikutip The Guardian, Senin (20/4/2026) mengungkapkan keputusan tersebut.
Baca Juga: Zelenskyy Marah ke AS, Kesal karena Izin Rusia Menjual Minyak Diperpanjang
“Iran menyatakan ketidakhadirannya dalam putaran kedua pembicaraan disebabkan oleh apa yang disebutnya sebagai tuntutan Washington yang berlebihan, harapan yang tidak realistis, perubahan sikap yang terus-menerus, kontradiksi yang berulang, dan blokade angkatan laut yang berkelanjutan, yang dianggapnya sebagai pelanggaran gencatan senjata,” bunyi pernyataan kantor berita Iran itu.
Pernyataan tersebut juga diungkapkan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei.
Ia menegaskan Iran tak memiliki rencana untuk menghadiri perundingan dengan AS.
“Sejauh ini, selama saya berada di sini, kami belum memiliki rencana untuk putaran negosiasi selanjutnya dan belum ada keputusan yang dibuat dalam hal ini,” tuturnya dikutip dari Associated Press.
Meski begitu, dua pejabat Pakistan mengatakan, otoritas Iran telah mengungkapkan keinginan untuk mengirimkan delegasi pada putaran kedua perundingan damai di Islamabad pekan ini.
Baca Juga: Trump Sesumbar Iran Rugi Tutup Lagi Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi jika Perundingan Gagal
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : The Guardian/Associated Press
- perundingan damai
- iran
- esmail baghaei
- tak berencana menghadiri perundingan damai
- amerika serikat





