Jepang Umumkan Cabut Aturan yang Melarang Ekspor Senjata Mematikan

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

TOKYO – Kabinet Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, telah mencabut larangan ekspor senjata mematikan, termasuk jet tempur. Langkah ini menandai perubahan besar terhadap konstitusi pasifis Jepang pasca-Perang Dunia II.

Takaichi mengumumkan perubahan tersebut dalam unggahan di media sosial X pada Selasa (21/4/2026), tanpa merinci jenis senjata apa saja yang akan dijual Jepang ke luar negeri. Namun, sejumlah surat kabar Jepang menyebutkan bahwa perubahan tersebut mencakup jet tempur, rudal, dan kapal perang—yang baru-baru ini disetujui Jepang untuk dibangun bagi Australia.

“Dengan amandemen ini, transfer semua peralatan pertahanan pada prinsipnya akan dimungkinkan,” kata Takaichi sebagaimana dilansir Al Jazeera. Ia menambahkan bahwa “penerima akan dibatasi pada negara-negara yang berkomitmen untuk menggunakannya sesuai dengan Piagam PBB.”

Baca Juga :
PM Sanae Takaichi Menang Telak di Pemilu Jepang

“Dalam lingkungan keamanan yang semakin ketat, tidak ada satu negara pun yang sekarang dapat melindungi perdamaian dan keamanannya sendiri,” tegasnya.

Setidaknya 17 negara akan memenuhi syarat untuk membeli senjata produksi Jepang berdasarkan perubahan tersebut, lapor surat kabar Chunichi. Daftar ini disebut dapat diperluas jika lebih banyak negara membuat perjanjian bilateral dengan Jepang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmikan 17 Jembatan di Kolaka Timur, Wakapolri: Jawab Kebutuhan Warga
• 28 menit laludetik.com
thumb
Temuan Sumur Gas Jumbo di Kaltim, Bahlil Optimistis Bisa Kurangi Ketergantungan Impor
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
John Ternus, Veteran Apple yang Perfeksionis, Pengganti Tim Cook pada 1 September 2026
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Pigai: Pendapat Saiful Mujani Tentang Makar Tidak Dijamin Konstitusi!
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Usia Baru 16 Tahun, Eduardo Conceição Diperebutkan MU, PSG, Barca, dan Manchester City
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.