Di Tengah Gejolak Global, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman

jpnn.com
22 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pupuk Indonesia memastikan di tengah dinamika geopolitik global di Timur Tengah tidak mengganggu stabilitas distribusi pupuk bersubsidi di tanah air, khususnya di Regional 4 Indonesia Timur.

Bahkan, penyerapan pupuk bersubsidi di awal tahun ini meningkat.

BACA JUGA: Kebutuhan Meningkat, Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Bersubsidi Aman

Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia (Persero), Wisnu Ramadhani menyampaikan per 14 April 2026 penebusan pupuk bersubsidi Pupuk Indonesia di Indonesia Timur mencapai 332.255 ton.

Angka itu meningkat 125% dibandingkan 2025 di periode yang sama.

BACA JUGA: Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung

“Pupuk Indonesia terus berupaya untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tetap stabil, di tengah tatangan geopolitik dunia,” demikian disampaikan Wisnu di hadapan awak media dalam acara media gathering di Manado, Jumat (17/4).

Hal ini disebabkan kemandirian Pupuk Indonesia dalam kemampuan memproduksi pupuk Urea, dengan pasokan bahan baku gas alam sudah tersedia di dalam negeri.

BACA JUGA: Pupuk Indonesia Modernisasi Pabrik Tertua Pupuk Kaltim

Strategi diversifikasi sumber bahan baku pupuk lainnya yang diperoleh dari negara-negara di luar wilayah konflik.

Adapun terkait kenaikan penebusan pupuk bersubsidi di Indonesia bagian Timur, tambahnya, tidak lepas dari penyederhanaan regulasi distribusi pupuk yang dijalankan Pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 tahun 2025.

Pemerintah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20% sejak 22 Oktober 2025.

Ditambah lagi, Pemerintah di tahun 2026 juga memberikan alokasi pupuk bersubsidi bagi sektor perikanan, hal ini memberikan kemudahan akses pupuk bagi petani lebih baik lagi.

Lebih lanjut, dia memastikan, stok pupuk bersubsidi di Indonesia bagian Timur dalam kondisi baik. Pupuk-pupuk ini siap ditebus petani terdaftar sesuai dengan alokasi.

Pupuk Indonesia juga memastikan bahwa Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) atau kios/pengecer akan melayani petani terdaftar sesuai dengan HET yang ditetapkan pemerintah.

“Stok (pupuk bersubsidi) dalam kondisi yang lebih dari cukup. Menurut data kami, stok yang ada di gudang dapat memenuhi kebutuhan petani selama empat hingga lima minggu ke depan,” tambah Wisnu.

Dalam kesempatan ini, Pupuk Indonesia juga mengajak rekan-rekan media untuk turut berperan aktif dalam memerangi informasi tidak benar atau hoaks.

Khususnya yang berkaitan dengan pupuk bersubsidi, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

"Kami ingin dapat bersilaturahmi dan berdialog dengan rekan-rekan media yang ada di wilayah, sehingga tercipta hubungan baik yang kolaboratif dan strategis antara perusahaan dengan media. Harapannya, program-program perusahaan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat," tutupnya. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pupuk Indonesia Siap Salurkan Pupuk Subsidi Mulai 1 Januari 2026


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jamaah Haji Asal Kulon Progo Lakukan Proses Pengumpulan Koper
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
UU PPRT Akhirnya Disahkan setelah 22 Tahun, Anggota Baleg: Jangan Hanya Jadi Macan Kertas
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Kalimat Orang Tua yang Bisa Membuat Anak Lebih Jujur Menurut Ahli Parenting
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Daftar Ucapan Selamat Hari Kartini 2026, Lengkap Dengan Prompt Edit Foto AI
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini 21 April 2026, Cek Dokumen Persyaratan!
• 12 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.