Liputan6.com, Jakarta - Insiden aksi kekerasan dan tendangan kungfu di ajang dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20 menuai banyak sorotan banyak pihak. Bahkan, hal ini menjadi viral di media sosial.
Terkait hal itu, Legislator NasDem, Ahmad Sahroni menyayangkan hal tersebut terjadi. Dia menilai, ini jauh dari fair play olahraga dan tak bisa ditoleransi, bahkan diduga sudah ke arah pidana.
Advertisement
Diketahui, insiden tak menyenangkan terjadi dalam duel Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 pada laga pekan-20 EPA 2025/2026. Tepatnya setelah laga yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026).
"Kita semua bisa melihat arah dan tujuan tindakannya dan ini yang harus ditindak tegas," kata Sahroni, Senin (20/4/2026).
Bendahara Umum NasDem ini meminta kejadian tersebut harus diberi sanksinya, agar tak mencederai sepakbola Indonesia, terlebih di level usia muda ke depan.
"Jangan sampai kejadian seperti ini dianggap biasa. Kalau dibiarkan, sepak bola kita akan diisi kekerasan, bukan sportivitas dan hiburan," jelas Sahroni.




