Olah TKP Mayat Pria di Kebun Jagung Jombang, Polisi Temukan HP dari Saku Korban

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Olah TKP Mayat Pria di Kebun Jagung Jombang, Polisi Temukan HP dari Saku KorbanNasional | inews | Selasa, 21 April 2026 - 00:45Dengarkan Berita

JOMBANG, iNews.id - Penemuan sesosok mayat pria di tengah kebun jagung di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (20/4/2026) siang, masih menyisakan misteri. Olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi menemukan handphone (HP) di saku korban.

HP tersebut sebagai petunjuk awal untuk mengungkap identitasnya. Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan sudah membusuk. 

"Saat ini masih dilakukan olah TKP untuk menemukan benda-benda mencurigakan. Sementara ini baru kita temukan HP pada saku korban," ujar Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin.

Saat ditemukan, mayat korban masih mengenakan pakaian lengkap, mulai dari atasan, celana panjang, sepatu, hingga ikat pinggang. Kondisi wajah yang rusak membuat korban sulit dikenali.

Polisi juga tidak ditemukan kartu identitas pada tubuh korban. Saat ini, polisi menelusuri HP yang ditemukan di saku korban untuk mengungkap identitas serta riwayat terakhir korban.

Baca Juga:Open House di Istana Negara untuk 5 Ribu Masyarakat, Disiapkan Ketupat hingga Hiburan

Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput di lokasi kejadian. Warga yang menemukan mayat tersebut langsung melaporkan ke pihak berwajib setelah melihat kondisi korban yang sudah menghitam dan membusuk. 

Dugaan sementara, korban telah tewas lebih dari empat hari sebelum ditemukan. Saat ini mayat tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk diautopsi. 

Hasil autopsi diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab kematian, sementara ponsel korban menjadi kunci penting dalam proses identifikasi.

#jatim

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mentan Geram Ada Pihak yang Ragukan Data Surplus Beras RI
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Pimpin Ratas Bahas Percepatan Giant Sea Wall Pantura
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Guru Umum Kini Bisa Menjadi Guru Pembimbing Khusus di Sekolah Inklusif
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Menteri LH minta Banjar tuntaskan sisa 27 persen persoalan sampah
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Bukan Sakit Hati, Ini Alasan Rossa Laporkan 79 Akun Penyebar Fitnah
• 10 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.