Trump ancam banyak bom meledak jika gencatan senjata berakhir

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump mengancam akan meledakkan “banyak bom” jika gencatan senjata dengan Iran berakhir.

Pada Minggu (19/4), Trump mengatakan delegasi AS sedang menuju Islamabad, Pakistan, untuk putaran kedua negosiasi dengan Iran—setelah putaran pertama perundingan pada 11-12 April lalu gagal menghasilkan kesepakatan.

Duta Besar AS untuk PBB Mike Waltz menyatakan negosiasi AS-Iran akan dilanjutkan dalam 24 jam ke depan. Ia menambahkan bahwa perjanjian gencatan senjata dengan Iran, yang berakhir pada 22 April, mungkin diperpanjang.

"Banyak bom akan mulai meledak," kata Trump kepada PBS News, Senin (20/4), ketika ditanya tentang kemungkinan tersebut.

Baca juga: Iran berpedoman hukum internasional dalam negosiasi dengan AS

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, termasuk di Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan jatuhnya korban sipil. Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu.

Menyusul gagalnya negosiasi pertama pada 12 April di Islamabad, Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran, guna memaksa Teheran kembali ke meja perundingan.



Sumber: Sputnik/RIA Novosti


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Ancam Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Bila Iran Ogah Damai
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa Magnitudo 6,0 di Perairan NTT Terasa Hingga Atambua
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Purbaya Sebut Fokus Pembangunan Telah Bergeser, Tak Hanya Soal Stabilitas
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
• 1 jam laluokezone.com
thumb
Produsen Pupuk Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri Meski Australia Berminat
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.