Trump: Israel Tak Pernah Membujuk Saya untuk Perang Melawan Iran

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin, 20 April 2026, menegaskan bahwa Israel tidak pernah membujuknya untuk berperang melawan Iran.

Pernyataan Trump meluruskan spekulasi yang berkembang di media tentang peran sekutu kuat Washington dalam keputusan militer yang memicu konflik besar di Timur Tengah.

Baca Juga :
Reaksi Netanyahu Lihat Video Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon
Trump Pertimbangkan Cabut Blokade Iran Usai Telepon Jenderal Pakistan

"Israel tidak pernah membujuk saya untuk berperang dengan Iran," tulis Trump dalam unggahan di platform Truth Social. 

Ia menegaskan bahwa alasan keterlibatan militer AS dalam perang dengan Iran berawal dari peristiwa 7 Oktober -- merujuk serangan Hamas ke Israel, dan keyakinan pribadinya sendiri bahwa "Iran tidak akan pernah memegang senjata nuklir", bukan karena permintaan atau tekanan dari pihak luar.

"Sama seperti hasil di Venezuela, yang tidak suka dibicarakan oleh media, hasil di Iran akan luar biasa - Dan jika para pemimpin baru Iran (Perubahan Rezim!) cerdas, Iran dapat memiliki masa depan yang hebat dan makmur!" tambahnya.  

Pernyataan tegas ini muncul di tengah kritik publik yang menyoroti hubungan dekat Washington–Tel Aviv dan spekulasi bahwa pemerintah Benjamin Netanyahu mungkin berpengaruh dalam strategi militer AS. 

Trump berusaha membantah narasi tersebut dengan menegaskan bahwa keputusan serangan ke Iran sepenuhnya berasal dari penilaian strategis pemerintah Amerika sendiri.

Senator AS Bernie Sanders jauh hari menilai keterlibatan AS dalam perang melawan Iran karena tekanan Israel dan lobi Yahudi-Amerika, menanggapi  pengunduran diri pejabat tinggi pemerintah Amerika Serikat yang memprotes serangan Washington dan Israel terhadap Iran.

Salah satunya adalah Joe Kent, kepala Pusat Nasional Kontra Terorisme Amerika yang menyatakan bahwa Iran tidak menimbulkan ancaman yang akan segera terjadi bagi Washington, dan mengundurkan diri sebagai protes terhadap perang melawan Iran.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, Bernie Sanders, senator Amerika,  menanggapi pengunduran diri ini dengan mengatakan, "Saya dan Kent tidak setuju tentang banyak hal, tetapi dia benar bahwa Iran tidak menimbulkan ancaman yang akan segera terjadi bagi rakyat kita, dan jelas bahwa kita memulai perang ini karena tekanan Israel dan lobi Amerika mereka yang kuat."

Baca Juga :
PM Kanada: Hubungan Dekat dengan AS Berubah Jadi Kelemahan
Viral Foto Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus di Lebanon, IDF Janji Tindak Tegas
Iran Serang Balik Kapal AS Pakai Drone Usai Kargonya Disita

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mario Lemos sebut kemenangan atas Semen Padang tak diraih dengan mudah
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Dari Pramugari ke Pebisnis Arab, Transformasi Karier Baiq Risma Curi Perhatian
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Lawan Pembajakan, Siaran Ilegal BYON Combat Vol. 6 Masuk Tahap Penyidikan
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Alvalab Hadirkan Layanan Uji Penuhi Kebutuhan Industri Pangan
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Bertemu Pangdam XXI/Radin Inten dan Komandan KRI, Bea Cukai Bahas Isu Strategis Ini
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.