Bayi laku-laki berusia 1,5 tahun di Karawang, Jawa Barat, meninggal dengan tubuh penuh luka. Polisi menyelidiki dugaan penganiayaan di balik kematian korban.
Balita itu meninggal di Desa Sukasari, Kecamatan Cibuaya, Karawang pada Kamis (16/4). Tubuh mungil sang bayi dilaporkan dipenuhi luka yang tidak wajar, memicu dugaan kuat bahwa korban menjadi sasaran penganiayaan sebelum mengembuskan napas terakhir.
"Kami sudah menangani kasus dugaan penganiayaan terhadap balita berumur 1,5 tahun ini. Ibu kandung korban sudah kami mintai keterangan guna mengungkap kronologi kejadian yang sebenarnya hingga korban meninggal," kata Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah dilansir detikJabar, Selasa (21/4/2026).
Penyidik Satreskrim Polres Karawang kini fokus memperdalam bukti-bukti. Selain memeriksa saksi-saksi kunci, polisi juga tengah menyiapkan prosedur medis-legal untuk membedah penyebab pasti kematian korban.
Peristiwa ini bermula pada Rabu pagi (15/4) saat bibi korban menerima telepon darurat dari ibu kandung korban yang meminta keluarga segera datang ke Klinik Azahra. Namun, setibanya di sana, kondisi korban sudah sangat kritis hingga akhirnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
Kecurigaan keluarga memuncak saat memeriksa jenazah korban. Pihak keluarga menemukan luka memar di bagian dahi dan rahang kanan yang polanya menyerupai bekas gigitan serta cubitan keras.
"Dari bibinya ini informasinya ada luka semacam bekas gigitan, dan cubitan memar di dahi, dan rahang korban," jelas Fiki.
Baca selengkapnya di sini
(ygs/ygs)





