BBM Tembus Rp 23.900, Warga Dihadapkan Pilihan: Bertahan atau Turun Kelas

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali menekan ruang gerak konsumen kendaraan di perkotaan.

Lonjakan harga yang menembus hingga Rp 23.900 per liter membuat sebagian pengguna kini dihadapkan pada pilihan sulit.

Akankah mereka tetap bertahan dengan BBM berkualitas tinggi atau “turun kelas” ke jenis yang lebih murah.

Harga melonjak tajam

Penyesuaian harga yang dilakukan PT Pertamina (Persero) membuat sejumlah produk BBM nonsubsidi mengalami kenaikan signifikan.

Baca juga: Pertamax Turbo Naik Jadi Rp 19.400, Ojol: Kayaknya Mau Nambah Jam Narik Sampai 23.00 WIB

Pertamax Turbo kini dibanderol Rp 19.400 per liter, naik Rp 6.300 dari sebelumnya Rp 13.100 per liter.

Kenaikan lebih tajam terjadi pada Dexlite yang kini mencapai Rp 23.600 per liter, melonjak Rp 9.400 dari sebelumnya Rp 14.200 per liter.

Pertamina Dex juga ikut naik sebesar Rp 9.400 menjadi Rp 23.900 per liter dari sebelumnya Rp 14.500 per liter.

Di sisi lain, harga Pertamax tetap bertahan di Rp 12.300 per liter dan Pertamax Green 95 di Rp 12.900 per liter.

Kenaikan yang cukup tajam ini tidak hanya berdampak pada biaya langsung pengguna kendaraan, tetapi juga mulai menciptakan jurang harga antar jenis BBM yang berpotensi mengubah pola konsumsi masyarakat.

Konsumen mulai hitung ulang

Kenaikan ini langsung terasa di kantong pengguna kendaraan.

Rizki (25), pengendara di Jakarta Pusat, mengaku terkejut dengan kenaikan tersebut karena berdampak langsung pada biaya harian.

“Tadi saya baca berita. Waduh, saya ngelus dada juga BBM naik. Saya pakai Pertamax Turbo,” kata Rizki di Petamburan, Sabtu (18/4/2026).

Baca juga: Harga Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400, Konsumen Diprediksi Turun Kelas ke Pertamax

Ia memperkirakan pengeluaran bahan bakarnya bisa naik dari sekitar Rp 80.000 per hari menjadi Rp 90.000 hingga mendekati Rp 100.000.

“Kalau naik nanti bisa Rp 90.000 atau mendekati Rp 100.000 sehari,” ujarnya.

Rizki yang juga bekerja sebagai pengemudi ojek online itu berencana menambah jam kerja untuk menutup kenaikan biaya tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

BASRI MARZUKI Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina. Harga bahan bakar minyak di Indonesia. Harga BBM Pertamina. Harga BBM hari ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banyak Gangguan Pasokan, Kilang Minyak Asia Tenggara Lagi Ngerem Produksi
• 13 menit lalumedcom.id
thumb
AC Milan Gigit Jari, Rencana Bajak Mario Gila dari Lazio Malah Dibantah Keras oleh Agen: Belum Ada Negosiasi
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
PSSI Minta Fadly Alberto Dihukum Seberat-beratnya
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Lewat KUR, UMKM Tetap Bisa Dapat Kredit Aman Meski Ekonomi Berisiko
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Simak! Ini Skema Gaji Pengurus Koperasi Merah Putih
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.