Iran Tolak Bernegosiasi dengan AS di Bawah Bayang-Bayang Ancaman

metrotvnews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Iran menolak bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) “di bawah bayang-bayang ancaman,” tegas Ketua Parlemen Mohammad Bagher Qalibaf pada Senin, 20 April 2026.

Qalibaf, yang terlibat dalam proses negosiasi, mengkritik Presiden AS Donald Trump atas kebijakan blokade laut terhadap Iran, yang menurut Teheran melanggar gencatan senjata yang masih rapuh.

Dalam pernyataannya di platform X, Qalibaf menuding Trump berupaya mengubah perundingan menjadi “meja penyerahan diri” atau membenarkan eskalasi konflik baru.

Dilansir dari Anadolu Agency, Selasa, 21 April 2026, ia juga mengatakan Iran telah menyiapkan opsi militer baru jika gencatan senjata dua pekan yang dimediasi Pakistan berakhir dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa delegasi AS akan menuju Islamabad untuk melanjutkan negosiasi. Namun, Iran belum mengonfirmasi partisipasinya dan menuntut pencabutan blokade sebagai syarat utama. Blokade Laut AS AS diketahui telah memberlakukan blokade laut terhadap kapal yang keluar-masuk pelabuhan Iran sejak pekan lalu, yang oleh Teheran disebut sebagai pelanggaran gencatan senjata.

Trump juga memperingatkan bahwa AS dapat menargetkan infrastruktur Iran jika Teheran menolak persyaratan yang diajukan Washington.

Kekhawatiran terhadap jalur pelayaran global meningkat setelah Iran, yang sebelumnya menyatakan akan membuka kembali Selat Hormuz, kembali membatasi lalu lintas kapal sehari kemudian.

Media pemerintah Iran menyebut langkah tersebut diambil karena AS belum memenuhi kewajibannya. Informasi ini belum dapat diverifikasi secara independen.

Putaran pertama perundingan tingkat tinggi antara AS dan Iran digelar di Islamabad pada 11–12 April, yang merupakan kontak langsung pertama sejak kedua negara memutus hubungan diplomatik pada 1979. Pertemuan itu berakhir tanpa kesepakatan.

Negosiasi putaran kedua seharusnya berlangsung antara Senin atau Selasa pekan ini, namun Iran menekankan penolakannya akibat blokade laut AS.

Baca juga:  Iran Tolak Ikuti Putaran Baru Negosiasi Langsung dengan AS di Pakistan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Giwo Rubianto : Perjuangan 22 Tahun RUU PPRT Resmi Disahkan di Hari Kartini 2026
• 4 menit lalutvrinews.com
thumb
Awalnya Tergiur Bisnis Mukena, Begini Kronologi Ruben Onsu Kena Tipu Hingga Miliaran Rupiah
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Dukung Green Mining, PLN Siap Pasok Listrik Hijau di Sektor Tambang
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Purbaya Sebut Fokus Pembangunan Telah Bergeser, Tak Hanya Soal Stabilitas
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Jajaki Impor Kemasan Beras dari Malaysia Imbas Lonjakan Harga Plastik
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.