Awalnya Tergiur Bisnis Mukena, Begini Kronologi Ruben Onsu Kena Tipu Hingga Miliaran Rupiah

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Presenter Ruben Onsu diduga menjadi korban penipuan saat mencoba menjalankan bisnis mukena menjelang Lebaran 2026 kemarin. Bahkan, ia sempat mengunggah wajah terduga pelaku di Instagramnya.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menjelaskan kronologinya. Ternyata, kejadian tersebut bermula sekitar tiga bulan sebelum Lebaran 2026.

Saat itu, Ruben dikenalkan oleh temannya kepada seseorang bernama Pilipus Suprihatin yang menawarkan kerja sama produksi mukena dengan PT Venteny Fortuna Indo.

"Jadi Ruben bercerita bahwa beberapa bulan sebelum Lebaran, Ruben dikenalkan oleh temannya ke seseorang yang bernama Pilipus. Pilipus ini mengatakan bahwa dia bisa mengenalkan atau menjadi jembatan bagi Ruben dengan sebuah PT... berkaitan dengan rencana untuk memproduksi mukena," ungkap Minola Sebayang di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).

Untuk meyakinkan, dibuatlah kontrak kerja sama senilai sekitar Rp 5,5 miliar dengan sistem bagi hasil 60-40. Setelah itu, Pilipus mulai meminta Ruben mentransfer uang secara bertahap.

Alasannya, dana tersebut dibutuhkan sebagai pembayaran di muka ke pabrik. Selain itu, ada juga permintaan uang tambahan untuk biaya “entertain” agar mendapatkan harga dan bahan terbaik.

"Ruben berulang-ulang mentransfer ke dua nomor rekening. Satu ke rekening pribadinya Philipus sendiri, satu ke rekening PT Venteny Fortuna Indo," jelas Minola.

Masalah mulai terlihat saat mendekati Lebaran. Produksi mukena yang dijanjikan tidak kunjung terealisasi. Dari situ, Ruben mulai curiga.

Kecurigaan semakin kuat setelah diketahui bahwa Pilipus diduga memanipulasi komunikasi. Ia berpura-pura menjadi perantara antara Ruben dan pihak PT dengan cara meneruskan pesan WhatsApp.

"Nanti admin PT kasih WA ke dia seolah-olah kemudian diforward lagi ke Ruben. Tapi kemudian Ruben curiga bahwa semua peran itu dimainkan oleh satu orang ini saja. Jadi peran PT, peran admin, peran dirinya sendiri itu semua dimainkan oleh orang yang gambarnya diposting di media sosialnya Ruben," tutur sang pengacara.

Setelah sadar telah tertipu dan dana tidak sampai ke pabrik, Ruben mencoba meminta pertanggungjawaban. Namun, pelaku justru menghilang dan tidak bisa dihubungi.

 

"Setelah dihubungi berkali-kali oleh Ruben setelah peristiwa itu... malah Pilipus ini tidak bisa dihubungi lagi dan orangnya seperti menghilang," tutup Minola.

Saat ini, pihak Ruben masih menunggu itikad baik pelaku untuk mengembalikan dana melalui jalur kekeluargaan sebelum menempuh langkah hukum. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiga Hari Hilang, Tim SAR Intensif Cari Dua Bocah Hanyut di Padang
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Menko Airlangga Dorong Penguatan Ekosistem Rantai Pasok Industri Otomotif Nasional
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Baru Rp4,72 T hingga Maret 2026
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kesaksian Eks Petinggi Google soal Sosok Jurist Tan Dampingi Nadiem
• 15 jam lalukompas.com
thumb
KPK: 91 persen pelaku korupsi yang ditangani berjenis kelamin laki-laki
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.