Liputan6.com, Jakarta - Warga Rumah Susun Sewa (Rusunawa) KS Tubun mengeluhkan pasokan air bersih yang mati sejak pagi pada Senin (20/4/2026) hingga Selasa (21/4/2026). Kondisi ini membuat aktivitas warga sehari-hari terganggu, bahkan menyulitkan kebutuhan dasar seperti buang air.
Menurut salah satu warga rusun, Ani (40), air dari PAM dilaporkan sudah tidak mengalir sejak pukul 08.00 WIB pada Senin 20 April 2026. Namun, hingga Selasa pagi ini aliran air belum juga kembali normal.
Advertisement
"Pengelola rusun sebelumnya sempat memberikan informasi bahwa air akan kembali mengalir pada pukul 14.00 WIB. Namun, jadwal tersebut mundur menjadi pukul 18.00 WIB. Sayangnya hingga hari ini air tetap belum tersedia," kata Ani kepada Liputan6.com, dikutip Selasa (21/4/2026).
Ani menyatakan ketiadaan air dari PAM Jaya tanpa pemberitahuan membuat warga tidak sempat menampung cadangan air. Akibatnya, sejumlah warga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi sehari-hari.



