Harris: Netanyahu Seret Trump ke Perang Iran

tvrinews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – Washington DC

Mantan Wakil Presiden AS kritik keterlibatan militer dalam konflik Timur Tengah saat isyaratkan maju Pilpres 2028.

Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump, dengan menyatakan bahwa Washington telah "terseret" ke dalam konflik militer dengan Iran akibat pengaruh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Dalam acara penggalangan dana, Harris menegaskan bahwa keterlibatan militer tersebut tidak sejalan dengan aspirasi rakyat Amerika.

"Dia (Trump) memasuki perang, ditarik ke dalamnya oleh Bibi Netanyahu mari kita perjelas hal itu memasuki perang yang tidak diinginkan oleh rakyat Amerika, serta menempatkan personel militer kita dalam risiko," ujar Harris di kutip Selasa 21 April 2026.

Respons Trump dan Eskalasi Regional

Meskipun Presiden Trump tidak memberikan tanggapan langsung atas pernyataan Harris, ia mempertegas posisi diplomatiknya melalui unggahan di media sosial Truth Social. 

Presiden AS Donald Trump (Kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Foto: AFP)

Trump menyebut Israel sebagai "sekutu luar biasa" yang memiliki keberanian dan loyalitas tinggi.

"Terlepas dari apakah orang menyukai Israel atau tidak, mereka telah terbukti menjadi sekutu hebat bagi Amerika Serikat," tulis Trump.

 Ia menambahkan bahwa Israel memiliki kemampuan untuk menang dalam situasi konflik yang penuh tekanan.

Ketegangan ini berakar pada operasi ofensif gabungan yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu. 

Serangan tersebut memicu balasan dari Teheran yang menargetkan aset-aset AS di kawasan Timur Tengah. 

Saat ini, konflik berada dalam masa gencatan senjata dua minggu sejak 8 April, berkat mediasi Pakistan yang memfasilitasi dialog antara Washington dan Teheran di Islamabad.

Sinyal Menuju Pilpres 2028

Di luar isu geopolitik, Harris mulai menunjukkan ambisi politiknya untuk kembali ke panggung perebutan kursi kepresidenan pada tahun 2028. 

Dalam acara National Action Network yang dipimpin oleh Al Sharpton di New York, politisi berusia 61 tahun tersebut mengakui tengah mempertimbangkan pencalonan ketiga kalinya.

"Saya mungkin (maju), saya sedang memikirkannya," ungkap Harris saat ditanya mengenai peluangnya kembali bertarung di Gedung Putih.

Harris, yang sebelumnya kalah dari Trump pada pemilihan 2024, menekankan bahwa pengalamannya mendampingi Joe Biden memberikan pemahaman mendalam tentang beban tanggung jawab seorang presiden. 

Ia mencatat telah menghabiskan waktu tak terhitung di Situation Room dan Sayap Barat untuk memahami dinamika kekuasaan tertinggi di AS.

"Status quo tidak berjalan dengan baik, dan sudah lama tidak berpihak pada banyak orang," kritik Harris terhadap situasi politik dan ekonomi saat ini.

Langkah Harris untuk tampil kembali di hadapan publik dinilai para analis sebagai upaya menjaga relevansi politiknya.

 Forum National Action Network sendiri dikenal sebagai panggung krusial bagi kandidat Demokrat untuk menggalang dukungan dari pemilih kulit hitam, yang diprediksi akan menjadi kunci dalam menentukan nominasi partai di masa depan.

Hingga saat ini, Harris belum memberikan pengumuman resmi, namun orang-orang terdekatnya menyatakan bahwa ia sedang menimbang semua opsi sambil terus memantau perkembangan aspirasi rakyat Amerika.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Lengkap dan Klasemen BRI Super League Malam Ini: Persijap Bungkam Semen Padang, Persib Tertahan di Kandang Dewa United
• 22 jam lalubola.com
thumb
China Ngamuk Kapal Iran Disita, Langsung Sebut Ini Kepada Trump
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mulai Berkarya di Jogja, Tiga Seniman Ini Napak Tilas ke Ruang Pamer Pertamanya
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Bu Atun Guru yang Diolok-olok Muridnya di Purwakarta Buka Pintu Maaf, Sebut Tidak akan Pernah Laporkan Mereka
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Temukan Titik Baru #PuntungBeruntung di Sejumlah Kota Besar
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.