EtIndonesia. Polisi antiteror Inggris pada 19 April menyatakan bahwa baru-baru ini terjadi serangkaian serangan pembakaran yang menargetkan lokasi-lokasi Yahudi di London. Mereka sedang menyelidiki apakah insiden-insiden ini terkait dengan Iran.
Serangan terbaru terjadi pada Sabtu (18 April) malam di wilayah Harrow, London, ketika Kenton United Synagogue diserang. Ini merupakan insiden ketiga dalam satu minggu. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa serangan terhadap komunitas Yahudi tidak akan ditoleransi.
Rabi sinagoga tersebut, Yehuda Black, mengatakan bahwa bom molotov dilemparkan ke ruang medis di dalam bangunan, menyebabkan seluruh gedung dipenuhi asap.
Sebuah organisasi pro-Iran bernama HAYI mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dan mengunggah video yang disebut-sebut menunjukkan proses serangan di media sosial. Kelompok itu juga mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan baru-baru ini di Eropa yang menargetkan Amerika Serikat, Israel, dan komunitas Yahudi.
Polisi memperingatkan bahwa para pelaku akan menghadapi tuntutan berat berdasarkan undang-undang keamanan nasional.
Dalam pernyataannya di platform X, Keir Starmer mengatakan bahwa ia terkejut atas rangkaian serangan pembakaran antisemit yang terjadi di London utara baru-baru ini. (Hui)
Laporan/Editor NTD Asia Pasifik





