Bupati Bireuen Diduga Ingkar Janji, Koalisi Gerakan Sipil Ajak Semua Pihak Gabung dalam Aksi Jilid III

realita.co
9 jam lalu
Cover Berita

BIREUEN (Realita) – Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap bupati yang dinilai tidak menepati komitmennya untuk menandatangani petisi terkait pemenuhan hak-hak korban banjir.

Sebelumnya, Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, di hadapan massa aksi Jilid II pada Senin, 6 April 2026 lalu, berjanji akan menandatangani petisi tersebut dalam waktu lima hari. Namun hingga tenggat waktu berakhir, janji tersebut belum juga direalisasikan.

Baca juga: Tolak Teken Petisi, Bupati Bireuen Dinilai Tak Peduli Nasib Korban Banjir

Koordinator Umum Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen, Akmal, pada Senin (20/4/2026) menegaskan bahwa kesepakatan penandatanganan petisi merupakan hasil persetujuan bersama antara bupati dan peserta aksi. Karena itu, keterlambatan ini dinilai sebagai bentuk ketidakseriusan pemerintah daerah dalam merespons persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat terdampak banjir.

“Bupati Bireuen telah mengingkari janjinya sendiri. Dirinya yang meminta waktu lima hari, namun ia juga yang tidak merealisasikannya. Jika tidak ada i'tikad baik, kami akan segera menggelar aksi Jilid III,” tegas Akmal.

Menurutnya, alasan dinas luar yang disampaikan bupati tidak dapat dijadikan pembenaran, mengingat urgensi persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar korban bencana.

Baca juga: ‎Paripurna DPRK Bireuen Bahas Penguatan MAA dan Penyertaan Modal Perumdam Rp70,4 Miliar ‎ ‎ ‎BIREUEN — Dewan Perwakilan

Akmal juga mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima satu pun surat resmi atau respons dari Pemerintah Kabupaten Bireuen terkait pembahasan maupun realisasi tuntutan dalam petisi tersebut.

“Belum ada satu pun poin tuntutan yang dipenuhi. Bahkan, tidak ada komunikasi resmi dari pemerintah daerah. Ini menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap korban bencana,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen menyatakan akan segera melakukan konsolidasi untuk menggelar aksi lanjutan. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut bergabung dalam perjuangan tersebut.

Baca juga: Diduga Abaikan Media Lokal, Diskominsa Pilih Bekerja Sama dengan Portal Milik Jubir Pemkab Bireuen

“Kami mengajak semua pihak untuk merapatkan barisan dan bergabung dalam aksi Jilid III demi memperjuangkan hak-hak korban bencana. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan konsolidasi,” tambahnya.

Diketahui, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen selama ini aktif mengawal isu-isu kemanusiaan, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak korban bencana yang dinilai belum terpenuhi secara maksimal di Kabupaten Bireuen. (mis)

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UU PPRT Jangan Hanya Jadi Macan Kertas, Harus Mampu Putus Rantai Eksploitasi PRT
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Pakar: Wacana standar batas limbah sawit 100 mg/l perlu dikaji ulang
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Bersahabat Lebih dari 2 Dekade, Tara Basro Rancang Buku Yasin 40 Hari Vidi Aldiano
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Ekonomi Klungkung Tunjukkan Tren Positif, Kemiskinan Capai Titik Terendah
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Fadly Alberto Minta Maaf, Sebut Tendangan Kungfu ke Rakha Nurkholis Perbuatan Bodoh
• 6 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.