Liputan6.com, Jakarta - Upaya memperkuat literasi dan kedekatan dengan peserta terus dilakukan oleh BPJS Kesehatan. Salah satunya melalui program BPJS Menyapa, yang menjadi ruang untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan respons cepat terhadap berbagai masukan dari peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Program tersebut digelar di SMAN 8 Jakarta pada 20 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Quick Wins 100 Hari Direksi BPJS Kesehatan 2026 melalui inisiatif Respons Cepat Solutif yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat.
Advertisement
Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, mengatakan program ini dirancang untuk memperkuat kehadiran BPJS Kesehatan di tengah peserta dengan menghadirkan interaksi langsung di lapangan.
“Melalui BPJS Menyapa, kami ingin memastikan setiap masukan dan pengaduan peserta tidak berhenti di pencatatan, tetapi langsung ditindaklanjuti secara cepat dan solutif. Kami hadir untuk mendengar sekaligus menyelesaikan,” ujar Abdi.
Menurutnya, kegiatan BPJS Menyapa dilakukan melalui kunjungan langsung kepada peserta maupun para pemangku kepentingan. Cara ini memungkinkan BPJS Kesehatan memperoleh umpan balik atas layanan JKN secara lebih komprehensif sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Pendekatan ini memungkinkan kami menangkap kondisi riil di lapangan, sehingga setiap respons yang diberikan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi peserta,” tambahnya.




