BEI Respons Pengumuman MSCI, Siap Lanjutkan Komunikasi Perkuat Pasar Modal

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

BEI memberikan tanggapan resmi terkait pengumuman MSCI, yang memutuskan untuk tetap meninjau efektivitas reformasi transparansi pasar saham Indonesia.

BEI Respons Pengumuman MSCI, Siap Lanjutkan Komunikasi Perkuat Pasar Modal. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan tanggapan resmi terkait pengumuman pengelola indeks global, MSCI, yang memutuskan untuk tetap meninjau efektivitas reformasi transparansi pasar saham Indonesia. 

Meski MSCI masih membekukan faktor inklusi asing, otoritas bursa mencatat adanya sinyal positif dari pengakuan terhadap langkah-langkah perbaikan yang telah diajukan.

Baca Juga:
Saham BREN dan DSSA Jatuh saat MSCI Siap Coret Emiten HSC

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan strategis dengan perwakilan MSCI pekan lalu untuk membahas masa depan klasifikasi pasar modal Indonesia.

“Kami telah bertemu dengan MSCI tanggal 16 April. Kami mengapresiasi bahwa 4 proposal yang telah kami deliver di-acknowledge oleh MSCI,” ujar Jeffrey melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:
BEI Intensifkan Komunikasi dengan MSCI, Reformasi Pasar Masih Dievaluasi

Meskipun terdapat kemajuan dalam komunikasi tersebut, Jeffrey menegaskan bahwa detail teknis dari pertemuan tertutup tersebut tidak dapat dipublikasikan secara luas.

“Sesuai kesepakatan kedua pihak, seluruh detail pertemuan bersifat rahasia,” tambahnya.

Baca Juga:
MSCI Tetap Batasi Saham Indonesia, Tunggu Evaluasi Reformasi Pasar

Ke depan, BEI berkomitmen untuk menjaga hubungan proaktif dengan lembaga penyedia indeks serta pemangku kepentingan internasional guna memastikan stabilitas dan daya saing pasar.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan index provider. Kami juga akan terus berkomunikasi dengan investor global untuk memperoleh masukan untuk penguatan pasar modal ke depan,” tegas Jeffrey.

Pengelola indeks global MSCI sebelumnya telah memutuskan untuk mempertahankan pembatasan terhadap saham Indonesia dalam tinjauan Mei 2026. Langkah ini diambil sembari mengevaluasi konsistensi dan efektivitas reformasi transparansi yang baru saja diluncurkan pemerintah Indonesia.

Awal Januari lalu, MSCI sempat memberikan peringatan keras bahwa Indonesia berisiko diturunkan statusnya dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Isu utama yang disoroti adalah transparansi kepemilikan dan mekanisme perdagangan saham. 

Kekhawatiran tersebut sempat memicu aksi jual masif yang menggerus nilai pasar IHSG hingga sekitar USD120 miliar per awal April.

Sebagai bentuk respons, Indonesia telah merampungkan sejumlah kebijakan penting, di antaranya transparansi lebih luas mengenai pemegang saham dan minimal saham beredar ditingkatkan menjadi 15 persen untuk memperkuat likuiditas dan memitigasi manipulasi harga.

Namun, MSCI menyatakan masih memerlukan waktu untuk meninjau efektivitas kebijakan tersebut. Selama proses evaluasi berlangsung, MSCI menegaskan tetap membekukan (freeze) kenaikan faktor inklusi asing (Foreign Inclusion Factor/FIF) dan jumlah saham untuk efek Indonesia.

MSCI juga tidak akan melakukan penambahan saham Indonesia ke dalam indeks pasar yang dapat diinvestasikan maupun meningkatkan klasifikasi dari small-cap ke indeks standar dalam periode tinjauan Mei ini.

Keputusan final dan pembaruan lanjutan atas status pasar modal Indonesia dijadwalkan akan disampaikan MSCI dalam tinjauan berikutnya pada Juni mendatang.

(Febrina Ratna Iskana) 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perburuan Trenggiling di Tasikmalaya, 2 Pelaku Ditangkap Jual Satwa Dilindungi
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Usai Justin Bieber, Kini Honor BIGBANG di Coachella 2026 jadi Sorotan
• 23 jam lalucumicumi.com
thumb
Video: Bahlil: Kenaikan Harga LPG Nonsubsidi Sesuai Mekanisme Pasar
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Imigrasi Soekarno-Hatta Cegah 13 WNI Berangkat Haji Non-Prosedural dengan Modus Visa Kerja
• 1 jam lalupantau.com
thumb
13 WNI Terdampak Kebakaran di Sandakan Malaysia
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.