Jakarta, VIVA – John Ternus, wakil presiden senior Rekayasa Perangkat Keras Apple, resmi menggantikan Tim Cook sebagai kepala eksekutif (CEO) pada 1 September 2026.
Pria kelahiran Mei 1975 tersebut lulusan University of Pennsylvania pada 1997 dengan gelar sarjana teknik mesin. Ia juga seorang perenang peraih penghargaan tingkat universitas.
John Ternus memulai kariernya di Apple sebagai desainer produk pada 2001, dan membantu merancang komputer Mac generasi awal dan kemudian memimpin tim yang menciptakan AirPods, iPad, Mac, dan iPhone.
Pada 2020, ia bertanggung jawab atas perangkat keras iPhone dan mengisi jabatan saat ini sejak 2021. John Ternus juga membantu telah meluncurkan beberapa perangkat Apple penting dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Mac Pro 2019 dan model iPad serta Mac terbaru.
Ternus dikenal sebagai sosok perfeksionis produk yang mengedepankan kualitas perangkat ketimbang sekadar mengejar tren teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI). Ia juga menegaskan bahwa Apple tidak sekadar menjual teknologi, melainkan menghadirkan produk yang benar-benar matang.
Pendekatan ini berbeda dengan agresivitas pemain lain seperti Microsoft dan Google yang menggelontorkan investasi besar untuk mengintegrasikan AI ke seluruh lini bisnis. Strategi tersebut menjadi krusial di tengah posisi Apple yang mulai tergeser sebagai perusahaan paling bernilai di dunia oleh Nvidia.
Selain itu, keterlambatan peluncuran asisten digital Siri versi terbaru serta ketergantungan pada teknologi AI milik Google memicu pertanyaan dari analis mengenai arah strategi Apple di era AI. Meski demikian, penjualan iPhone sejauh ini belum terdampak signifikan.
Namun, para ahli menilai, perkembangan AI berpotensi memicu perubahan besar yang dapat menggeser dominasi smartphone dalam kehidupan sehari-hari. Sejumlah pesaing seperti Samsung, OpenAI, hingga Meta mulai memanfaatkan momentum ini. Meta bahkan mencatat kesuksesan awal lewat kacamata pintar Ray-Ban berbasis AI.
Analis IDC menilai tantangan terbesar bagi Ternus bukan sekadar membangun perangkat keras, melainkan menciptakan platform AI yang mampu diadopsi luas oleh pengembang dan pelaku industri.
Ternus merupakan veteran Apple selama 25 tahun dengan latar belakang teknik perangkat keras. Ia dikenal memiliki perhatian tinggi terhadap detail, bahkan hingga komponen kecil dalam produk.





