JAKARTA, KOMPAS.TV- Kementerian Pertanian mengungkapkan, bahwa Malaysia menawarkan Indonesia untuk melakukan impor kemasan plastik dari negaranya. Tawaran tersebut bermula dari pertemuan Kementerian Pertanian dan Bulog dengan Malaysia untuk menawarkan beras asal Indonesia.
Demikian Staf Khusus Menteri Pertanian Sam Herodian dalam keterangannya kepada Jurnalis KompasTV, Renata Panggalo, Senin (21/4/2026).
“Kita baru pulang dari Malaysia ternyata tawaran itu ada. Plastik kan bahan bakunya dari minyak bumi. Nah, waktu kami ke sana tanpa sengaja saat kita menawarkan beras, mereka ternyata juga ekspor impor barang-barang yang lain,” ucap Sam Herodian.
“Mereka bilang, Bapak kekurangan plastik, langsung kita kirim sampelnya. Pabriknya di Sarawak.
Baca Juga: JK Pertimbangkan Lapor Balik Pihak yang Melaporkannya ke Polisi: Semua Memfitnah Saya
Sam Herodian mengungkapkan, bahwa pemerintah saat ini juga tengah mengurangi penggunaan plastik saat membagikan bantuan pangan.
Semula, kata Sam Herodian, untuk bantuan pangan penggunaan plastik dipakai untuk beras berat 5 kilogram. Namun saat ini, beras bantuan pangan dikemas 1 ukuran atau 50 kilogram dan selanjutnya dibagi di lokasi penerima manfaat.
“Jadi sekarang misalnya kalau sekarang membagi bantuan, biasanya itu dalam bentuk yang 5 kg plastiknya banyak, kita kurangi,” kata Sam Herodian.
Baca Juga: TB Hasanuddin Sarankan UU Peradilan Militer Direvisi Buntut Kasus Andrie Yunus
“Nanti dalam bentuk yang 50 kg dan dibagi di lokasi, memang ada sedikit repot, tapi itu sangat membantu untuk mengurangi penggunaan plastik.”
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- indonesia ekspor beras
- indonesia impor plastik
- impor plastik dari malaysia
- ekspor impor indonesia malaysia
- kementerian pertanian





