Harga LPG 12 Kg Naik, Pertamina Wanti-Wanti Masyarakat Mampu, Jangan Berpindah ke LPG 3 Kg

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth Dumatubun mewanti-wanti agar pengguna Liquefied Petroleum Gas (LPG) 12 kilogram tak berpindah ke LPG 3 kilogram.

Hal itu menyusul kenaikan harga LPG 12 kg menjadi Rp 228 ribu imbas faktor geopolitik dan permintaan global.

BACA JUGA: Harga LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Menyesuaikan Harga Pasar, Begitu Bos

Menurut dia, kenaikan LPG NPSO (Non-Public Service Obligation) atau LPG non-subsidi sudah dilaporkan, dikordinasikan, dan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2021 tentang Perubahan Pendistribusian LPG.

“Harga LPG NPSO untuk masyarakat yang tidak berhak menerima subsidi, dan harganya mengikuti mekanisme harga pasar internasional,” ucap Roberth, pada Selasa (21/4).

BACA JUGA: LPG 12 KG Naik, LPG 3 Kg Bisa Diperketat

“Untuk pengguna yang geser ke 3 kg maka mereka menggunakan LPG yang bukan hak dan peruntukannya,” lanjutnya.

Untuk mencegah penggunaan LPG 12 kg bagi masyarakat mampu, Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum disebut melaksanakan pengawasan dan penindakan bagi mereka yang menyelewengkan.

BACA JUGA: Pertamina: Kenaikan LPG 12 kg Tak Punya Dampak Negatif

Aparat Penegak Hukum juga dapat melakukan penindakan jika terjadi penyalahgunaan seperti pengoplosan dan lain-lain.

“Apabila ada yang terindikasi menggunakan oleh yang tidak berhak atau bahkan menyelewengkan, maka APH dapat menindak tegas,” kata dia.

Adapun, Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi (Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex) per 18-20 April 2026, dengan Dexlite mencapai Rp23.600-Rp24.150/liter dan Pertamina Dex Rp23.900/liter

Pertalite (Rp 10.000) dan Solar (Rp 6.800) subsidi tidak naik. LPG 12 kg naik menjadi Rp 228 ribu. (mcr4/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baleg DPR dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU PPRT, Banyu Biru Djarot: Setelah 22 Tahun Penantian
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Impor Perak China Tembus 836 Ton, Didorong Investor Ritel & Industri PLTS
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Mobil Sedan Listrik Ini Laku Ribuan Unit, Harganya Jadi Sorotan
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Dugaan Kelalaian pada Bayi Alceo, RSUP M Djamil Padang Masih Lakukan Audit
• 2 menit lalukompas.id
thumb
Peristiwa 21 April: Hari Lahir RA Kartini hingga Wafatnya Amir Machmud
• 11 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.