Jakarta, VIVA - Tim Cook tidak hengkang dari raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Apple. Ia akan mengemban peran barunya sebagai executive chairman dan John Ternus, senior vice president Hardware Engineering, akan diangkat sebagai kepala eksekutif (CEO) efektif pada 1 September 2026.
Transisi ini, yang disetujui secara bulat oleh Direksi, mengikuti proses perencanaan sukses jangka panjang yang matang. Tim Cook akan melanjutkan perannya sebagai CEO sepanjang musim panas saat ia bekerja erat dengan John Ternus dalam memastikan proses transisi yang lancar.
Sebagai executive chairman, Cook akan membantu dengan beberapa aspek perusahaan, termasuk berinteraksi dengan para pembuat kebijakan di seluruh dunia, sebagaimana dikutip VIVA dari situs resmi Apple, Selasa, 21 April 2026.
Sementara Arthur Levinson, yang telah menjabat sebagai non-executive chairman Apple selma 15 tahun, akan menjadi direktur independen utama pada 1 September. John Ternus akan bergabung ke dalam jajaran direksi, juga efektif pada 1 September 2026.
Tim Cook bergabung dengan Apple pada 1998. Dia diangkat sebagai CEO pada 2011 dan telah memimpin diperkenalkannya berbagai macam jenis produk dan layanan, termasuk kategori baru seperti Apple Watch, AirPods, dan Apple Vision Pro, serta berbagai layanan mulai dari iCloud dan Apple Pay hingga Apple TV dan Apple Music.
Ia juga memegang peran penting dalam mengembangkan lini produk yang ada saat ini. Apple Services telah menjadi fokus utama Cook dan, selama masa jabatannya, kategori tersebut telah tumbuh menjadi bisnis yang nilainya lebih dari US$100 miliar, setara dengan perusahaan Fortune 40.
Tim Cook juga berperan penting dalam menciptakan kategori wearable di Apple, yang kini mencakup jam tangan dan headphone yang paling populer di seluruh dunia, dan menjadi fondasi untuk dampak Apple yang luar biasa bagi kesehatan dan keselamatan para penggunanya.





