KI DKI Dorong Puslatkesda Perkuat Layanan Informasi demi Raih Predikat Informatif

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta menilai Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah (Puslatkesda) DKI perlu memperkuat sistem layanan informasi publik untuk mencapai predikat “Badan Publik Informatif” di Jakarta, Selasa.

Evaluasi dan Target Predikat Informatif

Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi KI DKI Jakarta Agus Wijayanto mengatakan capaian nilai Puslatkesda dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik 2025 sebesar 81,89 masih memerlukan peningkatan.

“Kami membuka ruang diskusi. Jika ada kendala, bisa dikonsultasikan. Prinsipnya adalah melayani dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur UU KIP,” ujarnya.

Ia menjelaskan capaian tersebut merupakan fondasi awal yang baik, namun masih terdapat selisih sekitar sembilan poin untuk mencapai kategori informatif.

"Nilai ini menunjukkan progres, tetapi masih ada ruang peningkatan sekitar 9 poin untuk mencapai kategori informatif. Ini harus menjadi catatan strategis menuju 2026," katanya.

Menurut Agus, implementasi keterbukaan informasi publik tidak hanya sebatas memenuhi indikator penilaian, tetapi juga menjalankan amanat undang-undang secara konsisten.

Penguatan Sistem dan Respons Puslatkesda

Agus menekankan pentingnya penguatan layanan informasi baik secara langsung maupun digital, termasuk penyajian alur permohonan informasi secara jelas melalui situs resmi dan media fisik.

Ia juga mendorong penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) serta ketersediaan informasi berkala yang wajib diumumkan kepada masyarakat.

“Kami memastikan implementasi KIP berjalan di setiap badan publik. Namun, capaian informatif masih menjadi pekerjaan rumah bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puslatkesda DKI Jakarta Fifi Mulyani menyatakan pihaknya menerima rekomendasi tersebut dan berkomitmen melakukan perbaikan.

"Kami menyadari masih perlu banyak belajar. Untuk mencapai predikat informatif, kami tidak akan berhenti, tetapi terus berproses dan meningkatkan kapasitas tim," ujarnya.

Ia menambahkan berbagai masukan yang diterima akan ditindaklanjuti sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan informasi publik ke depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Marak Kekerasan Seksual di Kampus, Institusi Harus Tanggung Jawab
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Foto: Persiapan Calon Jemaah Haji Kloter Pertama di Asrama Haji Pondok Gede
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Analisis Hensa soal Seskab Teddy Indra Wijaya
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Kondisi WNI Terkini Imbas Gempa Jepang M 7,4 yang Picu Peringatan Tsunami
• 21 jam laludisway.id
thumb
Asing Lego Saham Rp 41 T, HPAM: Domestik Jadi Penyelamat IHSG Jelang Review MSCI
• 22 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.