Pemkot Depok Dorong Sekolah Swasta Gratiskan Pendidikan, Namun Tetap Berkualitas

eranasional.com
2 jam lalu
Cover Berita

Depok, ERANASIONAL.COM – Pemerintah Kota Depok dorong sekolah swasta untuk menggratiskan pendidikannya.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Depok, Supian Suri saat menghadiri acara peresmian Siti Nurul Auditorium dan Galeri Sekolah CakraBuana, yang dirangkaikan dengan peringatan hari Kartini, pada Selasa 21 April 2026.

Suri menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendukung berbagai inovasi pendidikan yang telah diinisiasi oleh Cakra Buana.

“Pemerintah Kota Depok akan terus mendukung apa-apa yang telah diinisiasi oleh Cakra Buana. Semangat kita sama, yaitu bagaimana mencerdaskan anak bangsa,” ujar orang nomor satu di kota Depok itu.

Surimenambahkan, Pemkot Depok saat ini telah menjalin kerja sama dengan 47 sekolah swasta tingkat SMP dan MTs dalam program sekolah gratis.

Program ini kata dia, ditujukan untuk memastikan masyarakat yang tidak tertampung di sekolah negeri tetap mendapatkan akses pendidikan.

“Kami memiliki program Rintisan Sekolah Swasta Gratis agar warga Depok yang tidak memiliki biaya tetap bisa bersekolah, mengingat kapasitas sekolah negeri masih terbatas,” jelasnya.

Meski berstatus gratis, Pemkot Depok tetap menekankan pentingnya kualitas pendidikan di sekolah swasta agar tidak kalah bersaing dengan sekolah negeri maupun sekolah unggulan lainnya.

“Kami berharap sekolah-sekolah swasta yang bekerja sama dengan program ini memiliki kualitas yang tidak kalah, bahkan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan,” harapnya.

Selain itu, kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan juga terus didorong, termasuk membuka ruang pembelajaran dan pertukaran praktik baik demi peningkatan mutu pendidikan di Kota Depok.

Menurut Suri, tahun ini pemerintah kota depok akan membuka Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI).

Dia berharap, keberadaan fasilitas baru seperti Galeri Siti Nurul dapat menjadi ruang kreatif bagi anak-anak, termasuk pengembangan konsep rumah kreatif anak istimewa.

“Setiap anak itu istimewa. Kami ingin menghadirkan ruang yang dapat mendukung kreativitas dan potensi anak-anak sebagai generasi masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Cakra Buana, Safira Lestari mengatakan, keberadaan Ruang Siti Nurul Auditorium dan Galeri diharapkan menjadi pusat kegiatan edukatif dan apresiatif.

Fasilitas ini dirancang sebagai ruang pamer dan pembelajaran yang memuat berbagai informasi penting, seperti sejarah Kota Depok, sejarah Sekolah Bintara dan Cakra Buana, hingga karya-karya siswa dan guru.

Selain itu, ruang ini juga difungsikan sebagai tempat presentasi dan pengembangan potensi peserta didik serta tenaga pendidik.

“Setiap anak itu istimewa. Kami ingin menghadirkan ruang kreatif yang dapat mendukung potensi mereka di masa depan, Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, Kota Depok optimistis mampu mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berdaya saing,” tutupnya. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Meski Rugi, TBS Energi (TOBA) Tetap Tebar Dividen USD8,88 Juta
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polri Bidik TPPU untuk Haji Ilegal, Kejar Aset untuk Ganti Rugi Jemaah
• 5 jam laluokezone.com
thumb
BytePlus Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bapanas Dorong Kuota Distribusi MinyaKita Lewat BUMN Naik Jadi 60 Persen
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Tim LNHAM Ungkap 4 Temuan Pelanggaran HAM Saat Unjuk Rasa 2025
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.