PRT Berhak Dapat BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Tanggung Jawab Pemberi Kerja atau Negara?

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pekerja rumah tangga (PRT) kini mendapat angin segar setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Pekerja Rumah Tangga menjadi Undang-Undang (UU). Regulasi ini memberikan perlindungan lebih luas, termasuk jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan, hingga bantuan sosial dari pemerintah.

Dalam Pasal 15 UU tersebut, pekerja rumah tangga kini berhak mendapatkan jaminan sosial kesehatan, jaminan sosial ketenagakerjaan, serta bantuan sosial dari pemerintah pusat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Advertisement

BACA JUGA: Kasus Gagal Ginjal Naik 5 Tahun Terakhir, Biaya BPJS Kesehatan Melonjak 476 Persen

Tak hanya itu, Pasal 16 mengatur mekanisme pembiayaan jaminan sosial bagi PRT. Iuran jaminan kesehatan dapat ditanggung pemerintah pusat atau pemerintah daerah bagi pekerja yang masuk kategori penerima bantuan iuran. Sementara bagi yang tidak termasuk, iuran dapat ditanggung pemberi kerja berdasarkan kesepakatan kerja yang diketahui oleh RT atau RW.

"Dalam hal PRT tidak termasuk sebagai penerima bantuan iuran sebagaimana dimaksud pada ayat (1), iuran jaminan sosial kesehatan ditanggung oleh Pemberi Kerja berdasarkan Kesepakatan atau Perjanjian Kerja dan diketahui oleh RT/RW," bunyi Pasal 16 poin 2 yang dikutip Liputan6.com, Selasa (21/4/2026).

Selain jaminan kesehatan, iuran jaminan sosial ketenagakerjaan juga menjadi tanggung jawab pemberi kerja sesuai kesepakatan kerja. Ketentuan teknis lebih lanjut terkait mekanisme iuran tersebut akan diatur melalui Peraturan Pemerintah.

Pengesahan UU ini menjadi tonggak penting bagi perlindungan pekerja rumah tangga di Indonesia. Dengan adanya payung hukum yang jelas, PRT kini memiliki kepastian hak, perlindungan sosial, dan jaminan kesejahteraan yang lebih baik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribuan Calon Jemaah Haji Padati Masjid Nabawi
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sama-Sama Naik, Lebih Mahal Mana Harga LPG di India Atau Indonesia?
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dicerai Istri karena Idap Diabetes, Suryana Pria Asal Tasikmalaya Ini Bikin Dedi Mulyadi Terenyuh
• 14 jam lalugrid.id
thumb
BNI Dorong Peran Perempuan di Lingkungan Kerja dan Masyarakat
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
IHSG Dibuka Melemah Dibayangi Koreksi, Bursa Asia-Pasifik Menguat & Wall Street Anjlok
• 11 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.