Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM menjadi saksi pernikahan massal di KUA Bojongsari, Depok, Selasa (21/4).
Dedi Mulyadi, didampingi Wali Kota Depok Supian Suri, menjadi saksi nikah lima pasangan.
KDM mendukung kegiatan pernikahan yang dibuat sederhana, tapi tetap khidmad dan penuh cinta ini.
"Bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan keuangan yang cukup, agar pernikahan tidak menimbulkan utang setelah acara," ucap KDM.
Pemerintah Kota Depok juga memberikan bantuan kepada para peserta pernikahan. Hal ini diharapkan menjadi bekal mereka dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
"Ya, tadi sempat dibantu memperbaiki rumah. Kalau yang satu duda itu pasti punya rumah, maka kita beri bantuan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni))," ucap KDM.
Ia pun berharap pernikahan sederhana di KUA ini dapat menekan angka pinjaman online di Jawa Barat yang tergolong tinggi.
"Kami mendukung kegiatan pernikahan yang dibuat sederhana, sehingga secara perlahan pinjaman online, bank keliling, dan bank emok di Jawa Barat bisa menurun, karena saat ini termasuk yang tertinggi," katanya.
Deru dan Akita, salah satu pasangan yang menikah di KUA dan disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota Depok, mengaku senang.
"Niat nikah di KUA, persiapan saya dua hari. Cuma tidak tahu kalau saksinya KDM," ujar Deru ditemui di lokasi.





