Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan senilai Rp 16.786.300.000 untuk masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
Seluruh penerima bantuan sesuai usulan data yang dikirim oleh bupati/wali kota setempat agar penyaluran tepat sasaran.
"Usulan bantuan dari Kabupaten Langkat sesuai data yang sudah kami terima dari satgas, yakni sebanyak 1.330 KK dan 4.701 jiwa. Tapi setelah data kami cleansing dengan PT Pos jumlah yang dapat kami proses sebanyak 1.319 KK dengan 4.618 jiwa. Jadi bansos yang disalurkan sesuai dengan usulan pemerintah daerah (Pemda)," kata Direktur Perlindungan Sosial Bencana Alam Kemensos Masryani Mansyur, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026).
Adapun bantuan yang telah disalurkan melalui PT Pos Indonesia meliputi bantuan isi hunian untuk 1.319 KK senilai Rp 3.957.000.000, bantuan jaminan hidup (jadup) bagi 4.618 jiwa sebesar Rp 6.234.300.000, serta bantuan stimulan ekonomi untuk 1.319 KK senilai Rp 6.595.000.000.
Lebih lanjut, Kemensos juga merespons aspirasi masyarakat yang menyampaikan keluhannya karena merasa layak menerima bantuan, namun belum masuk dalam daftar usulan penerima.
"Perintah Pak Menteri (Menteri Sosial Saifullah Yusuf). Pokoknya, selama data telah masuk ke kami, pasti bantuan segera kami proses," kata Masryani Mansyur.
Terkait hal tersebut, Kemensos telah berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Langkat melalui dinas sosial agar warga yang memenuhi kriteria dapat segera diusulkan sesuai ketentuan yang berlaku.
(prf/ega)





