Zulhas Pastikan Makanan Jemaah Haji Indonesia Aman dan Cukup Meski Ada Perang

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menko bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan makanan untuk jemaah haji Indonesia untuk musim haji tahun ini dalam kondisi aman meski ada perang di Iran. Karena itu, jemaah haji tak khawatir soal persediaan makanan di sana.

Makanan yang disiapkan pemerintah untuk jemaah haji mulai dari beras, sayuran, ikan, telur ayam, dan buah-buahan.

“Insya Allah cukup lengkap, tidak kurang apa pun makanan aman untuk jemaah haji Indonesia," ujar Zulhas usai rapat di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta pada Selasa (21/4).

Kementerian Perdagangan Indonesia dengan Kementerian Perdagangan Arab Saudi juga akan menandatangani MoU terkait pasokan pangan untuk jemaah haji.

“Kita bisa ngirim makanan ke jemaah kita bebas, kasih makanan ke jemaah kita bebas, enggak dipersulit dari Arab Saudinya. Lagi tanda tangan, MoU. Tapi makanan itu hanya untuk jemaah kita, tidak untuk diedarkan dalam negerinya (Arab Saudi),” ujarnya.

Ia juga menjelaskan saat ini pemerintah memang berusaha keras agar jemaah haji asal Indonesia dapat makan dari bahan baku yang berasal dari Indonesia. Zulhas mendapat laporan dari Kementerian Haji bahwa sudah banyak UMKM yang bisa menyediakan makanan Ready to Eat (RTE).

“Ada istilahnya itu RTE. Kalau kita kan masak dulu, makan, ada juga bawa bumbu, kirim bumbu ya yang bumbu kalau masak terus kasih bumbu jadi langsung jadi Itu sudah mulai berkembang. Jadi UMKM kita bisa ekspor walaupun kadang-kadang masih ada keadaan di sini belum sempurna tetapi sudah jauh lebih maju dibanding sebelum-sebelumnya,” kata Zulhas.

RTE Tak untuk Setiap Hari, Siapkan 3 Juta Pack

Terkait RTE tersebut, Menteri Haji Irfan Yusuf menjelaskan komoditas tersebut sudah dikirim ke Arab Saudi. Meski demikian, RTE bukan menjadi makanan utama melainkan hanya disajikan pada hari-hari tertentu saja.

“Itu hanya untuk RTE itu hanya untuk tanggal 7, 8, 9 sampai 13. Karena waktu itu trafiknya kan sangat-sangat padat sehingga untuk makanan fresh kayaknya susah dikirim maka kita pakai RTE itu. Itu tahapan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina),” ujarnya.

Jumlah RTE yang disiapkan oleh pemerintah untuk jemaah haji pada musim haji tahun ini mencapai 3 juta pack selama 6 hari. Karena untuk 200.000 orang, 6 hari kan tinggal ngalikan aja,” kata Irfan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rano Karno Ungkap Eks Kadis LH Sudah Diperingatkan sejak 2024 Pengelolaan TPST Bantargebang
• 6 jam laludisway.id
thumb
Kasatgas PRR Tito Karnavian Salurkan Bantuan bagi Penyintas Bencana di Bener Meriah
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Dukung Green Mining, PLN Siap Pasok Listrik Hijau di Sektor Tambang
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Ahmad Dhani Buka Suara Soal Tema Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju 
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Thailand Percepat Land Bridge, Solusi Krisis Hormuz & Beban Selat Malaka
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.