Sarmi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarmi, Papua hingga kini masih menunggu laporan dampak gempa yang sempat membuat kaget warga hingga terbangun dari tidurnya. Tim BPBD masih turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.
"Saat gempa terjadi sekitar pukul 01.47 WIT, warga sempat terbangun dan ke luar rumah karena goyangannya mengagetkan warga yang sedang tertidur pulas," kata Plt Kepala BPBD Sarmi Hartono Hasan, dilansir dari Antara, Selasa, 21 April 2026.
Baca Juga :
Sarmi Papua Diguncang Gempa Dini Hari, BMKG: Waspada SusulanBMKG Wilayah V Jayapura melaporkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,08° LS ; 139,25° BT. Lokasinya tepat di laut pada jarak 59 Km arah Tenggara Sarmi, Papua, di kedalaman 12 kilometer.
Pusat gempa di Sarmi, Papua, Selasa, 21 April 2026. (tangkapan layar)
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Anjak Mamberamo. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust).
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Sarmi dengan skala intensitas II–III MMI, di mana getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada truk yang melintas. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.




