HARIAN FAJAR, BANDUNG – Lupakan sejenak Saddil Ramdani. Persib Bandung nyaris tertunduk lesu di pekan ke-28 Super League 2025-2026 jika bukan karena magis seorang Andrew Jung. Striker asal Prancis itu kini menjadi senjata rahasia paling mematikan Pangeran Biru. Andrew menjadi aktor penyelamat dalam laga dramatis kontra Dewa United.
Tampil di Banten International Stadium, Senin (21/4/2026) malam, Jung membuktikan bahwa dirinya adalah pemecah kebuntuan yang nyata. Saat Persib sempat tertinggal dua gol, Jung melompat menyambut umpan presisi Eliano Reijnders dengan sundulan mematikan yang tak mampu dibendung kiper Sonny Stevens. Gol tersebut memastikan laga berakhir imbang 2-2.
Statistik Mengerikan
Performa Andrew Jung dari bangku cadangan musim ini benar-benar di luar nalar. Berdasarkan data yang dihimpun, dari 10 laga di mana ia masuk sebagai pemain pengganti, Jung sukses menceploskan empat gol. Ini berarti, persentase keberhasilan Jung mencetak gol saat tidak menjadi starter mencapai angka fantastis 40 persen.
Catatan impresif ini resmi melampaui torehan Saddil Ramdani. Sebelumnya, Saddil menjadi tumpuan utama Bojan Hodak sebagai pengubah keadaan dengan tiga gol dari 10 kesempatan sebagai cadangan. Hingga detik ini, Jung telah mengoleksi total 11 gol di liga domestik serta lima gol di kancah Asia, AFC Champions League Two.
Dewa United bukanlah korban pertama dari “tuah” bangku cadangan milik Jung. Tercatat, tim-tim besar seperti Bali United (1/11), Persita Tangerang (26/2), dan Persebaya Surabaya (2/3) sudah lebih dulu merasakan keganasan striker bertubuh jangkung ini.
Respons Bojan Hodak
Meski sukses melakukan comeback dari ketertinggalan dua gol, pelatih Persib, Bojan Hodak, tetap memasang wajah dingin. Baginya, performa sang juara bertahan Liga Indonesia dua musim berturut-turut itu masih jauh dari kata memuaskan.
“Pertandingan yang menarik, banyak gol, peluang dan kejadian-kejadian menarik. Dari penyerangan, kami tidak terlalu buruk karena bisa mengejar ketertinggalan jadi imbang. Tapi seharusnya kami bisa membuat lebih banyak gol,” ujar Hodak tegas, dikutip dari laman resmi klub.
Eliano Reijnders, sang pemberi assist, mengamini kritikan sang pelatih. Ia menyoroti lini pertahanan yang sempat kehilangan fokus hingga tertinggal gol terlebih dahulu sebelum menit ke-61.
“Seribu persen sepakat dengan apa yang dikatakan pelatih. Kami memulai pertandingan dengan tidak terlalu bagus. Tapi setelah itu, kami bisa mengembangkan permainan hingga akhirnya bisa imbang 2-2,” ungkap Eliano.
Petaka Kartu Merah Dewa United
Titik balik perjuangan Maung Bandung tak lepas dari kartu merah yang diterima striker Dewa United, Alex Martins, di menit ke-63. Bermain melawan 10 orang dimanfaatkan dengan cerdik oleh skuad Pangeran Biru untuk terus menggempur pertahanan lawan.
Hasil imbang ini tak hanya menyelamatkan muka Persib di papan atas, tetapi juga menegaskan bahwa Bojan Hodak kini memiliki “kartu as” baru dalam diri Andrew Jung yang siap meledak kapan pun dibutuhkan dari bangku cadangan. (*)




