IHSG Ditutup Melemah ke 7.559, Dipicu Penundaan Rebalancing MSCI Mei 2026

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (21/4/2026), ditutup melemah di tengah tekanan sentimen global dan domestik. Terutama setelah pengumuman MSCI terkait penundaan rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026.

IHSG tercatat turun 34,73 poin atau 0,46 persen ke level 7.559,38. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 ikut terkoreksi lebih dalam dengan pelemahan 12,18 poin atau 1,61 persen ke posisi 743,67.

Ratna Lim Kepala Riset Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa tekanan utama pasar berasal dari keputusan MSCI yang masih menahan proses rebalancing untuk pasar Indonesia.

“Sentimen negatif terutama berasal dari pengumuman MSCI yang masih akan membekukan rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026,” ujar Ratna Lim.

MSCI dalam pengumuman terbarunya pada Senin (20/4/2026) menyatakan telah mengapresiasi langkah reformasi yang dilakukan otoritas pasar modal Indonesia, khususnya dalam peningkatan transparansi.

Namun demikian, lembaga tersebut masih akan mengevaluasi konsistensi implementasi kebijakan, termasuk peningkatan keterbukaan data kepemilikan saham serta rencana kenaikan batas minimum free float menjadi 15 persen.

Selain itu, pasar juga mencermati rencana penghapusan saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari indeks MSCI.

Meski demikian, kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market ke frontier market mulai mereda.

Dilansir dari Antara, Ratna menambahkan bahwa sejumlah kebijakan MSCI yang sudah berlaku masih dipertahankan, seperti pembekuan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), penghentian penambahan konstituen dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta pembekuan perpindahan antar segmen indeks, termasuk dari small cap ke standard.

Dari sisi global, bursa saham Asia justru bergerak menguat seiring meningkatnya optimisme terhadap meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pelaku pasar juga menantikan perkembangan pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Sentimen positif muncul setelah adanya sinyal bahwa Iran berpotensi mengirim perwakilan untuk melanjutkan dialog dengan pihak Amerika Serikat di Pakistan.

Sepanjang perdagangan, IHSG konsisten berada di zona merah sejak sesi pertama hingga penutupan sesi kedua. Tekanan jual mendominasi meski beberapa sektor masih mampu mencatat penguatan.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor tercatat menguat. Sektor industri memimpin penguatan sebesar 2,71 persen, disusul sektor barang baku sebesar 2,22 persen, serta sektor transportasi dan logistik sebesar 1,76 persen.

Sebaliknya, tiga sektor mengalami pelemahan, dengan sektor energi menjadi yang paling tertekan sebesar 1,07 persen, diikuti sektor kesehatan turun 0,12 persen dan sektor infrastruktur melemah 0,04 persen.

Adapun saham yang mencatat penguatan terbesar antara lain BOBA, LAND, LCKM, RODA, dan CTTH. Sementara saham yang mengalami penurunan terdalam adalah DSSA, POLU, IFSH, BREN, dan IDEA.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi dengan frekuensi transaksi mencapai 2.706.602 kali. Volume perdagangan mencapai 43,33 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp17,90 triliun. Sebanyak 386 saham menguat, 264 saham melemah, dan 168 saham stagnan.

Di kawasan Asia, mayoritas indeks utama justru ditutup menguat. Indeks Nikkei Jepang naik 0,88 persen ke 59.345,00, indeks Shanghai menguat tipis 0,07 persen ke 4.085,08, Hang Seng Hong Kong naik 0,48 persen ke 26.487,48, dan Straits Times Singapura menguat 0,09 persen ke 5.009,50. (saf/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Syifa Hadju dan El Rumi Pilih Konsep Pernikahan Internasional, Ahmad Dhani sempat Bujuk Putranya Nikah Pakai Adat
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Ade Armando Bingung Dilaporkan ke Polda soal Video JK: Apa Penghasutannya?
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
[FULL] Roy Suryo-Refly Temui Jaksa Peneliti Kejati DKI Kasus Ijazah Jokowi, Soroti RJ Rismon-Eggi
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Pelatih Persija Sedih dengan Tendangan Kung Fu di EPA U-20: Harus Ada Hukuman Serius, Tidak Ada Alasan Pemain U-20 Anak Kecil
• 45 menit lalubola.com
thumb
Pose Foto Megawati Hangestri Usai Bawa JPE ke Final Proliga 2026 Ingatkan Momen Manis dengan Red Sparks, Volimania Gagal Fokus
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.